
Bagian-bagian Tol Sumo
JawaPos.com – Jalan tol yang menghubungkan Surabaya–Mojokerto (Sumo) memasuki tahap akhir. PT Jasa Marga menargetkan semua ruas tersambung pada 2017.
Namun, belum ada kepastian kapan tol tersebut diresmikan. Pengerjaan jalan tol sepanjang 36,27 kilometer itu masih berlangsung.
Ada lima seksi pengerjaan, yakni I A, I B, II, III, dan IV. Seksi I A dan IV sudah beroperasi. Panjangnya 2,3 kilometer. Tinggal seksi I B, II, dan III. Pengerjaannya masuk tahap penyempurnaan.
Wakil Ketua Komisi D DPRD Jatim Hamy Wahjunianto berharap jalan tol tersebut bisa beroperasi sebelum mudik Lebaran. Sebab, jalan tersebut akan mengurai kemacetan di kawasan Balongbendo, Sidoarjo.
Apalagi, jalur tersebut termasuk kawasan rawan kecelakaan. ”Apabila tol bisa beroperasi, angka kecelakaan bisa ditekan,” katanya.
Saat jalan tol tersebut beroperasi, kepadatannya diperkirakan mencapai 2 ribu hingga 3 ribu kendaraan per hari. Pada kondisi Lebaran, jumlah kendaraan bisa meningkat menjadi 5 ribu unit.
Itu terjadi karena tol Surabaya–Mojokerto merupakan titik ujung dari arah selatan. Yakni, Solo dan Jogjakarta.
Perjalanan Surabaya–Mojokerto yang biasanya membutuhkan waktu tempuh sekitar satu jam bakal lebih cepat. Yakni, sekitar 30 hingga 45 menit.
Hamy yakin, mudik lebih nyaman apabila jalan tol itu dioperasikan lebih awal. ”Tol menjadi alternatif untuk menghindari kemacetan,” jelas dia.
Sebenarnya, pemprov menginginkan lima ruas tol wilayah Jawa Timur beroperasi sebelum Lebaran. Tapi, keinginan itu sulit terwujud.
Berdasar survei yang dilakukan komisi D di lima ruas tersebut, baru tol Sumo yang diyakini mampu selesai sebelum puasa. Lima ruas tol yang dimaksud adalah Solo–Ngawi, Mantingan–Ngawi, Ngawi–Kertosono, Kertosono–Mojokerto, dan Jombang–Mojokerto Barat.
Hamy mengatakan, apabila lima jalan tol itu selesai, arus mudik Lebaran bakal lancar. Pemudik tidak terjebak macet di wilayah Jombang, Mojokerto, maupun Kertosono.
’’Kepadatan terurai karena ada jalan tol itu,” ungkapnya. Politikus Partai Keadilan Sejahtera itu sudah berkoordinasi dengan tim dari Kasubdit Jalan Tol Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PUPR).
Permintaan jalan tol dioperasikan lebih awal sudah disampaikan. Tapi, hanya ruas Surabaya–Mojokerto. Lima ruas lainnya baru dioperasikan pada 2019. ”Termasuk jalan tol Gempol–Probolinggo,” ungkap dia.
Keinginan Komisi D DPRD Jatim senada dengan pernyataan AVP Corporate Communication PT Jasa Marga (Persero) Tbk Dwinawan Heru. Dia menjelaskan, tahun ini akan ada pengoperasian ruas tol Surabaya–Mojokerto sepanjang 15,50 kilometer.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
