Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 12 Januari 2017 | 23.18 WIB

Berharap Tol Sumo Kelar sebelum Lebaran

Bagian-bagian Tol Sumo - Image

Bagian-bagian Tol Sumo

JawaPos.com – Jalan tol yang menghubungkan Surabaya–Mojokerto (Sumo) memasuki tahap akhir. PT Jasa Marga menargetkan semua ruas tersambung pada 2017.


Namun, belum ada kepastian kapan tol tersebut diresmikan. Pengerjaan jalan tol sepanjang 36,27 kilometer itu masih berlangsung.


Ada lima seksi pengerjaan, yakni I A, I B, II, III, dan IV. Seksi I A dan IV sudah beroperasi. Panjangnya 2,3 kilometer. Tinggal seksi I B, II, dan III. Pengerjaannya masuk tahap penyempurnaan.  


Wakil Ketua Komisi D DPRD Jatim Hamy Wahjunianto berharap jalan tol tersebut bisa beroperasi sebelum mudik Lebaran. Sebab, jalan tersebut akan mengurai kemacetan di kawasan Balongbendo, Sidoarjo.


Apalagi, jalur tersebut termasuk kawasan rawan kecelakaan. ”Apabila tol bisa beroperasi, angka kecelakaan bisa ditekan,” katanya.


Saat jalan tol tersebut beroperasi, kepadatannya diperkirakan mencapai 2 ribu hingga 3 ribu kendaraan per hari. Pada kondisi Lebaran, jumlah kendaraan bisa meningkat menjadi 5 ribu unit.


Itu terjadi karena tol Surabaya–Mojokerto merupakan titik ujung dari arah selatan. Yakni, Solo dan Jogjakarta.


Perjalanan Surabaya–Mojokerto yang biasanya membutuhkan waktu tempuh sekitar satu jam bakal lebih cepat. Yakni, sekitar 30 hingga 45 menit.


Hamy yakin, mudik lebih nyaman apabila jalan tol itu dioperasikan lebih awal. ”Tol menjadi alternatif untuk menghindari kemacetan,” jelas dia.


Sebenarnya, pemprov menginginkan lima ruas tol wilayah Jawa Timur beroperasi sebelum Lebaran. Tapi, keinginan itu sulit terwujud.


Berdasar survei yang dilakukan komisi D di lima ruas tersebut, baru tol Sumo yang diyakini mampu selesai sebelum puasa. Lima ruas tol yang dimaksud adalah Solo–Ngawi, Mantingan–Ngawi, Ngawi–Kertosono, Kertosono–Mojokerto, dan Jombang–Mojokerto Barat.


Hamy mengatakan, apabila lima jalan tol itu selesai, arus mudik Lebaran bakal lancar. Pemudik tidak terjebak macet di wilayah Jombang, Mojokerto, maupun Kertosono.


’’Kepadatan terurai karena ada jalan tol itu,” ungkapnya. Politikus Partai Keadilan Sejahtera itu sudah berkoordinasi dengan tim dari Kasubdit Jalan Tol Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PUPR).


Permintaan jalan tol dioperasikan lebih awal sudah disampaikan. Tapi, hanya ruas Surabaya–Mojokerto. Lima ruas lainnya baru dioperasikan pada 2019. ”Termasuk jalan tol Gempol–Probolinggo,” ungkap dia.



Keinginan Komisi D DPRD Jatim senada dengan pernyataan AVP Corporate Communication PT Jasa Marga (Persero) Tbk Dwinawan Heru. Dia menjelaskan, tahun ini akan ada pengoperasian ruas tol Surabaya–Mojokerto sepanjang 15,50 kilometer.

Editor: Suryo Eko Prasetyo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore