Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 25 Agustus 2017 | 10.28 WIB

Resmi Jadi "Polantas", Pekan Depan 500 Pak Ogah Urai Kemacetan

Ilustrasi Pak Ogah - Image

Ilustrasi Pak Ogah

JawaPos.com - Terbatasnya jumlah personel polisi lalu lintas (Polantas) yang mengatur kelancaran perjalanan pengendara di jalan raya membuat Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya melatih masyarakat menjadi Sukarelawan Pengatur Lalu Lintas (supeltas) alias Pak Ogah. Hingga kini tercatat ada 500 pak ogah yang bakal menjadi "Polantas".


Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Halim Pagarra mengatakan, pelatihan ini dilakukan di polda dan polres-polres. "Ada 480 lebih di seluruh polres. Nanti diharapkan langsung turun ke lapangan," kata Halim Pagarra, Kamis (24/8).


Selama pelatihan, sebutnya, Pak Ogah bakal diberikan pemahaman pengetahuan lalu lintas. "Ada 13 gerakan lalu lintas, kemudian apa yang harus dilakukan, menolong korban, penyeberangan, peraturan lalu lintas ada juga," papar dia.


Menurut dia, dari ratusan Pak Ogah itu semuanya akan langsung turun ke lapangan tanpa ada seleksi lagi. "Kami tidak seleksi, kami berdayakan masyarakat yang sudah ada. Mungkin Senin depan sudah turun ke lapangan," ucapnya.


Nantinya selama bertugas, Pak Ogah ini akan mendapatkan honorium yang diberikan Pemprov DKI Jakarta. "Kami sudah serahkan proposal kepada Gubernur dan Kepala Dinas. Baka MoU untuk pengupahan," katanya.


Akan tetapi Halimi menegaskan, Pak Ogah dilarang melakukan pungutan liar (pungli). Apabila terjadi mereka bisa saja dikenakan hukuman pidana. "Kalau pungli tindak pidana umum," tukasnya.

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore