
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Wagub Sandiaga Uno.
JawaPos.com - Laporan keuangan Pemprov DKI Jakarta sejak 2013 atau di bawah kepemimpinan Gubernur Joko Widodo (Jokowi) dan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) selalu mendapat opini wajar dengan pengecualian (WDP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).
Opini itu menurut Wakil Gubernur Sandiaga Uno suatu yang sangat ironis di DKI Jakarta yang sudah memiliki sistem transparansi keuangan yang bagus. Untuk itu, Sandi bertekad akan memperbaiki sistem keuangan di Pemprov DKI Jakarta dengan mengubahnya dengan mendapatkan opini wajar tanpa pengecualian (WTP) dari BPK.
Diakui Sandi hal ini merupakan tugas berat. Sebab, dirinya diberi kepercayaan oleh Anies dalam memimpin proses perubahan opini tersebut. "Empat tahun terakhir Jakarta tidak pernah WTP, saya ditugaskan mimpin proses WTP. Golnya adalah kita (Pemprov DKI) WTP di tahun 2017, luar biasa beratnya," ujarnya di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (24/10).
Dia menyebut, dalam laporan keuangan tahun 2016, ada 6.000 aset temuan BPK yang belum ditindaklanjuti. Maka, seluruh satuan kerja perangkat daerah (SKPD) harus melalukan pencatatan aset yang dimiliki Pemprov DKI secara berkala
"Saya harus pastikan kerja sama dengan seluruh SKPD karena ini bersinggungan pencatatan aset dan juga temuan yang ada di BPK. Yang belum ditindak lanjuti ada sekitar 6.000 semua harus dipastikan ada tindak lanjutnya," tutur Sandi.
Politikus Partai Gerindra itu mengungkapkan, WTP harus diberi perhatian khusus sehingga seluruh pihak bekerja secara transparan. Setiap Minggu, SKPD wajib melaporkan capaiannya dan akan dijadikan salah satu indikator key performance indicator (KPI) mereka.
"Saya akan buka secara transparan road to WTP, jadi akan kita lakukan setiap minggu capaiannya seperti apa dari aset temuan dan saya wajibkan SKPD betul-betul beri atensi khusus mengenai WTP ini, bisa jadi KPI," terang dia.
Sebelumnya, Anies turut menargetkan opini WTP terhadap laporan keuangan tahun 2017 dari BPK. Dia pun meminta Sandi untuk memimpin perbaikan-perbaikan untuk mencapai target tersebut.
"Tegas target kita WTP karena itu harus kerja keras dalam penataan kembali soal keuangan dan soal aset karena di situ banyak sekali tantangan masalahnya," kata Anies ditemui terpisah.

Sudah Terima Kompensasi Rp 5 Juta, Pengontrak di Surabaya Diberi Waktu 1 Bulan untuk Pindah
Prediksi Skor Prancis vs Maroko di Perempat Final Piala Dunia 2026: Deja Vu atau Pembuktian Singa Atlas
Prediksi Bursa Taruhan Prancis vs Maroko di Piala Dunia 2026: Singa Atlas Bisa Paksa Les Blues Main Lebih dari 90 Menit
Prediksi Skor Portugal vs Spanyol: Pasar Taruhan Dunia Jagokan La Furia Roja, Ronaldo Siap Balas Rekor Buruk
Prediksi Skor Argentina vs Mesir di Piala Dunia 2026: Lionel Messi vs Mohamed Salah, Albiceleste Diunggulkan ke Perempat Final
Dijanjikan Gaji Rp 1,4 Juta Hanya Cair Rp 76 Ribu, Kopdes Merah Putih di Bojonegoro Pilih Tutup
Prediksi Swiss vs Kolombia di 16 Besar Piala Dunia 2026: Sesumbar De Nati Andalkan Manzambi
Prediksi Bursa Taruhan Spanyol vs Belgia di Piala Dunia 2026: La Roja Dijagokan Melaju ke Semifinal
Prediksi Skor Amerika Serikat vs Belgia: Bursa Taruhan Dunia Ramalkan Imbang, Red Devils Unggul Head to Head
Prediksi Skor Argentina vs Mesir di 16 Besar Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Lionel Messi atau Mohamed Salah
