Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 25 Oktober 2017 | 15.40 WIB

Sandi Curhat Sulitnya Bertemu Pimpinan DPRD DKI

Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dan Sandiaga Uno usai menjalani prosesi pelantikan di Istana Negara, Senin (16/11) - Image

Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dan Sandiaga Uno usai menjalani prosesi pelantikan di Istana Negara, Senin (16/11)

JawaPos.com - Pasca pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Senin pekan lalu, rapat paripurna istimewa terkait penyampaian visi-misi serta program kerja Anies Baswedan-Sandiaga Uno, tak kunjung digelar.


Hinggi kini, DPRD DKI belum memberikan sinyal bakal menghelatnya. Penyebab lantaran adanya perbedaan pendapat antarpimpinan dewan.


Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno mengaku sudah beberapa kali mencoba menghubungi Ketua DPRD Prasetio Edi Marsudi. Baik melalui telepon ataupun meminta bantuan Ketua DPD PDI-P DKI Jakarta, Adi Wijaya.


Dia bersama Gubernur Anies Baswedan bermaksud meminta waktu untuk bisa saling bertemu.


"Beberapa kali coba hubungin Pak Pras, nomornya dikasih sama Pak Taufik (Wakil Ketua DPRD DKI) dan saya sudah coba melalui Pak Ketua PDIP, sekarang sedang minta waktu beliau," ujar Sandi di Balai Kota, Selasa (24/10), dilansir RMOl Jakarta (Jawa Pos Grup).


Berbeda pendapat dengan Taufik, Prasetio beberapa kali sudah menegaskan, rapat paripurna istimewa untuk Anies-Sandi tidak wajib digelar.


Dia menyampaikan, jika keduanya ingin bersilaturahim dengan DPRD DKI, maka cukup datang ke kantornya.


Namun menurut Sandi, adat ketimuran masih melekat di Indonesia. Maka, sebagai orang baru harus menghargai senior dengan meminta izin terlebih dahulu sebelum menyambangi para pimpinan wakil rakyat.


"Layaknya orang timur, kami sebagai yang baru, kalau orang timur main dateng aja kan gak sopan, ya. Saya udah minta izin dan terus minta, sebagai yang baru tugas tentunya harus hargai senior," tuturnya.


Dia melanjutkan, begitu Prasetio menyediakan waktu, maka itu saatnya datang tanpa mempermasalahkan apakah pertemuan itu digelar dalam bentuk rapat paripurna istimewa atau tidak.


"Kita tidak ingin berpolemik begitu Pak Pras sediakan waktu kami datang, enggak perlu paripurna kita baru datang namanya silaturahmi," pungkas Sandi.

Editor: Administrator
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore