
Ilustrasi bendungan/Magnific
JawaPos.com - Air menjadi kebutuhan krusial bagi kehidupan manusia.
Mulai dari air bersih untuk memasak, minum,sampai memenuhi kebutuhan primer sehari-hari seperti mandi, mencuci, menyiram tanaman pertanian, sampai keperluan bahan bakar pembangkit listrik.
Lebih dari 96% bumi terdiri dari air. Namun, hanya 3,5% yang dapat digunakan untuk memenuhi berbagai kebutuhan manusia.
Salah satu persoalan yang menyebabkan ketersediaan air tidak optimal adalah pengelolaan air, terutama saat musim hujan. Air saat musim hujan terbilang melimpah, namun akan mengalir begitu saja ke laut tanpa adanya penampungan atau penyerapan yang optimal di dalam permukaan tanah.
Menurut informasi dari laman mertani.co. dan shimizu yang dikutip pada (18/9) salah satu faktor yang menyebabkan air tidak tertampung dan terserap secara optimal adalah pencemaran limbah industri, permukiman padat penduduk, penggunaan beton pada jalanan, sampai kawasan karst yang tidak bisa menyerap air.
Menurut Pasal 33 ayat (3) UUD 1945 Air adalah kebutuhan dasar bagi warganegara, sehingga negara wajib untuk mengelola air agar dapat dimanfaatkan masyarakat dan tidak untuk sepenuhnya dikomersialkan.
Sementara itu, pada saat musim kemarau panjang ini, ketersediaan air di beberapa daerah mulai terdampak. Kondisi tersebut terjadi mulai dari daerah permukiman padat penduduk, wilayah kering, sampai daerah dengan pegunungan karst.
Jika hanya mengandalkan air hujan alami yang diharapkan turun saat musim kemarau panjang, maka air tidak akan bisa terpenuhi saat hanya bergantung pada faktor alam.
Oleh karena itu, terdapat beberapa langkah alternatif yang dapat dilakukan untuk memenuhi pasokan air di wilayah terdampak diantaranya sebagai berikut.
Hujan buatan
Hujan buatan dapat dilakukan saat musim kemarau panjang. Hujan buatan merupakan teknologi dengan menebar bahan kimia ke awan, sehingga hujan bisa turun.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Belgia vs Prancis di Liga Nations UEFA: Les Bleus Unggul Tipis dari Tuan Rumah
Prediksi Skor Hong Kong vs Laos di FIFA ASEAN Cup: Duel Seru Berpotensi Imbang di Kai Tak Stadium
Prediksi Skor Georgia vs Ukraina di UEFA Nations League: Misi Berat Kvaratskhelia Cs di Kandang
Prediksi Skor Armenia vs Montenegro di Liga Nations UEFA: Hrabri Sokoli Bakal Sulitkan Tuan Rumah
Guruh Soekarnoputra Meninggal, Ini Daftar Anak Soekarno yang Masih Hidup dan Sudah Tiada
Prediksi Skor Turki vs Italia di Liga Nations UEFA: Kans Ay-Yıldızlılar Hentikan Perlawanan Azzurri
Prediksi Skor Kamboja vs Myanmar di FIFA ASEAN Cup: Singa Asia Berpeluang Menang Tipis
Prediksi Skor Israel vs Irlandia di UEFA Nations League: The Green Army Curi Kemenangan Tandang
Prediksi Skor Lithuania vs Azerbaijan di UEFA Nations League: Duel Ketat Berpotensi Imbang
Prediksi Susunan Pemain Prancis vs Belgia: Tanpa Mbappe, Zidane Hadapi Ujian Berat

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022