
Jalan cepat sekitar 20 menit dikaitkan dengan peningkatan kreativitas verbal sekitar satu jam kemudian / Foto: (PsyPost)
JawaPos.com — Jalan kaki cepat selama sekitar 20 menit mungkin tidak hanya membuat tubuh lebih aktif. Studi psikologi terbaru menemukan aktivitas fisik dengan intensitas sedang selama 10–25 menit berkaitan dengan kinerja kreativitas verbal yang lebih tinggi sekitar satu jam kemudian.
Temuan ini memberi petunjuk bahwa bukan hanya jumlah olahraga, tetapi juga intensitas dan waktunya yang berkaitan dengan kemampuan menghasilkan ide baru.
Dilansir dari PsyPost, Rabu (16/9/2026), penelitian yang dipimpin Christian Rominger dari University of Graz, Austria, tersebut diterbitkan dalam jurnal Sport, Exercise, and Performance Psychology.
Studi berjudul The Exercise of Creativity: Examining the Connection Between Physical Activity and Creative Ideation Performance in Real Life—A Bottom-Up Approach melibatkan 157 orang dewasa muda selama lima hari.
Para peneliti ingin mengetahui pola aktivitas fisik yang muncul sebelum seseorang menunjukkan peningkatan kreativitas. Peserta mengenakan sensor di dada untuk merekam pergerakan, sementara aplikasi ponsel secara acak meminta mereka hingga 12 kali sehari menyelesaikan tugas kreativitas dalam waktu 60 detik.
Tugas mencakup kreativitas verbal dan figural, seperti menghasilkan penggunaan tidak biasa untuk benda sehari-hari atau menyelesaikan gambar dari bentuk yang belum lengkap.
Analisis menunjukkan aktivitas fisik intensitas sedang selama 10–25 menit paling kuat berkaitan dengan kreativitas verbal ketika dilakukan sekitar 60–70 menit sebelum tugas. Contohnya adalah jalan cepat, olahraga ringan, atau pekerjaan rumah yang cukup menguras tenaga. Efek langsung setelah aktivitas tidak terlihat sekuat pola dengan jeda sekitar satu jam.
Sebaliknya, aktivitas ringan selama 5–25 menit berkaitan dengan skor kreativitas verbal yang lebih rendah, terutama ketika dilakukan sekitar 75 menit sebelum pengujian. Para peneliti tidak menemukan pola yang meyakinkan pada aktivitas berat maupun perilaku menetap. Kreativitas figural juga tidak menunjukkan hubungan yang signifikan dengan parameter aktivitas fisik yang diuji
Temuan utama kemudian diuji pada kelompok independen berisi 76 peserta selama empat hari. Dengan analisis Bayesian, hasil penelitian pertama digunakan sebagai informasi awal untuk menguji temuan baru. Hasilnya kembali menunjukkan hubungan antara aktivitas sedang dan peningkatan kreativitas verbal yang muncul dengan jeda waktu, sementara hubungan negatif setelah aktivitas ringan juga terulang.
Hasil ini mengarah pada kemungkinan bahwa berjalan cepat sekitar 20 menit dapat membantu kemampuan memecahkan masalah secara verbal sekitar satu jam kemudian. Namun, peneliti menegaskan bahwa temuan tersebut masih eksploratif. Karena peserta tidak secara acak diberi rutinitas olahraga tertentu, penelitian belum dapat membuktikan bahwa aktivitas fisik secara langsung menyebabkan peningkatan kreativitas.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
7 Kebiasaan yang Bikin Ban Motor Cepat Botak, Mana yang pernah Kamu Lakukan?
Viral Pegawai BGN Sindir Korban Keracunan MBG Sambil Makan Chicken Katsu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sudah Tak Jadi Menkeu, Uang Rp 100 Ribu Bertanda Tangan Purbaya Malah Diburu
10 Kali Sidang Kasus Kuota Haji, Saksi Beberkan Tak Ada Dugaan Kerugian Negara
Psikolog Umum Kompeten dan Siap Berikan Layanan di Puskesmas, Pendidikan, Organisasi serta Komunitas
Tak Lagi jadi Menkeu, Momen Purbaya Makan Bakso Berdua Istri dan Kembali Nyetir Sendiri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022