Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 15 September 2026 | 21.16 WIB

Ingin Kurangi Sampah? Ini Kebiasaan Zero Waste yang Bisa Dimulai Hari Ini

Gaya hidup zero waste atau bebas sampah punya manfaat luar biasa demi menjaga alam tetap lestari. (SHVETS Production/Pexels.com) - Image

Gaya hidup zero waste atau bebas sampah punya manfaat luar biasa demi menjaga alam tetap lestari. (SHVETS Production/Pexels.com)

JawaPos.com - Mengurangi sampah tidak selalu harus dimulai dengan membeli berbagai produk ramah lingkungan. Kebiasaan sederhana seperti menggunakan barang lebih lama, memperbaiki barang yang rusak, hingga mengurangi penggunaan kemasan sekali pakai juga dapat menjadi bagian dari gaya hidup zero waste.

Istilah zero waste mungkin masih identik dengan penggunaan tumbler, tas belanja, sedotan pakai ulang atau berbagai produk yang dirancang untuk mengurangi sampah. Padahal, prinsip zero waste tidak berhenti pada barang apa yang digunakan, tetapi juga bagaimana seseorang mengurangi konsumsi dan memperpanjang masa pakai barang.

Secara sederhana, zero waste merupakan pendekatan untuk mengurangi timbulan sampah dengan mendorong penggunaan sumber daya secara lebih bijak. Prinsipnya dapat dilakukan melalui upaya mengurangi penggunaan barang sekali pakai, menggunakan kembali, memperbaiki, dan mengolah barang agar tidak langsung berakhir sebagai sampah.

Kebiasaan tersebut mulai diterapkan oleh sebagian generasi muda. Berdasarkan laporan GoodStats mengenai penerapan zero waste pada generasi muda pada 2023, sebanyak 55% responden tercatat membawa tas jinjing ketika berbelanja dan menggunakan tumbler.

Selain itu, 54% responden mulai mengurangi penggunaan plastik, 46% membawa tempat makan sendiri sedangkan 15% memilih produk yang dinilai ramah lingkungan.

Data tersebut menunjukkan bahwa penerapan prinsip zero waste dapat dilakukan melalui kebiasaan sehari-hari. Tidak harus langsung mengubah seluruh pola konsumsi, beberapa kebiasaan kecil dapat menjadi langkah awal.

1. Gunakan Barang yang Sudah Dimiliki

Langkah pertama justru tidak perlu dilakukan dengan membeli barang baru. Coba gunakan terlebih dahulu barang yang sudah tersedia di rumah. Botol minum, tas belanja, wadah makanan atau perlengkapan rumah tangga yang masih layak digunakan tidak harus diganti hanya karena ingin mengikuti tren zero waste.

Semakin lama suatu barang digunakan, semakin panjang pula masa pakainya. Kebiasaan tersebut dapat membantu mengurangi kebutuhan untuk membeli barang pengganti.

2. Kurangi Penggunaan Barang Sekali Pakai

Pengurangan sampah juga dapat dimulai dari barang yang digunakan sehari-hari. Membawa tas belanja sendiri atau menggunakan botol minum yang dapat dipakai berulang kali merupakan beberapa contoh sederhana.

Tidak perlu mengganti seluruh kebiasaan sekaligus. Pilih barang sekali pakai yang paling sering digunakan dan cari alternatif yang dapat digunakan kembali.

3. Perbaiki Barang Sebelum Membuangnya

Barang rusak tidak selalu berarti sudah tidak berguna. Jika kerusakannya masih dapat diperbaiki, pertimbangkan untuk memperpanjang masa pakainya. Pakaian yang robek, tas dengan bagian yang rusak atau perabot rumah tangga yang mengalami kerusakan ringan dapat diperbaiki sebelum membeli barang baru.

Kebiasaan repair juga membantu mengubah cara pandang terhadap barang. Sesuatu yang rusak tidak selalu harus langsung berakhir di tempat sampah.

Editor: Bintang Pradewo
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore