Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 8 September 2026 | 05.57 WIB

Hubungan dengan Anak Dewasa Merenggang? Coba 5 Cara Ini untuk Membuka Pintu Komunikasi

Ilustrasi seseorang yang kurang dekat dengan anak yang telah dewasa - Image

Ilustrasi seseorang yang kurang dekat dengan anak yang telah dewasa

JawaPos.com - Hubungan antara orang tua dan anak dapat berubah seiring berjalannya waktu. Ketika anak memasuki usia dewasa, perbedaan pandangan, pengalaman masa lalu, atau persoalan yang belum terselesaikan terkadang membuat keduanya semakin berjarak.

Bagi orang tua, kondisi tersebut tentu tidak mudah diterima. Namun, hubungan yang renggang bukan selalu berarti tidak dapat diperbaiki. Selama kedua pihak masih memiliki ruang untuk berkomunikasi, kesempatan membangun kembali kepercayaan tetap terbuka.

Dalam proses tersebut, orang tua mungkin perlu mengesampingkan keinginan untuk langsung mendapatkan respons positif dari anak. Yang lebih penting adalah menunjukkan perubahan melalui sikap yang konsisten.

Dilansir dari Geediting, berikut lima langkah yang dapat dilakukan orang tua untuk mencoba membangun kembali hubungan dengan anak yang telah dewasa.

1. Berani Mengakui Kesalahan

Memperbaiki hubungan dapat dimulai dengan keberanian melihat kembali kesalahan yang pernah dilakukan.

Tidak semua orang tua mudah mengucapkan permintaan maaf, terutama ketika merasa memiliki alasan atas tindakan mereka. Namun, bagi anak, pengakuan bahwa dirinya pernah terluka dapat menjadi hal yang sangat berarti.

Orang tua tidak harus memberikan pembelaan panjang. Kalimat sederhana yang menunjukkan penyesalan dan kesediaan bertanggung jawab terkadang justru lebih bermakna.

Mengakui kesalahan juga bukan berarti kehilangan wibawa sebagai orang tua. Sebaliknya, sikap tersebut dapat menunjukkan kedewasaan dan keterbukaan untuk memperbaiki hubungan.

2. Dengarkan Cerita Anak Tanpa Terburu-buru Membela Diri

Ketika hubungan sudah lama renggang, mungkin ada banyak hal yang selama ini dipendam oleh anak.

Jika mereka akhirnya bersedia bercerita, berikan kesempatan untuk menyampaikan pengalaman dan perasaannya sampai selesai. Hindari langsung memotong pembicaraan, menyangkal, atau menjelaskan mengapa keputusan orang tua pada masa lalu dianggap benar.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore