
Ilustrasi erupsi gunung berapi/Magnific
JawaPos.com-Erupsi gunung berapi dapat menimbulkan dampak yang langsung dirasakan oleh masyarakat.
Salah satunya hujan abu vulkanik yang dapat menyebar sampai ke wilayah lain yang berjarak puluhan kilometer dari gunung yang erupsi.
Abu vulkanik dapat menutupi berbagai permukaan, mulai dari bangunan, jalanan, dan juga kendaraan.
Paparan abu juga dapat mengganggu jarak pandang, sehingga berpotensi menghambat aktivitas, termasuk menghentikan jadwal penerbangan di bandara.
Hujan abu vulkanik juga perlu diwaspadai karena dapat berdampak pada berbagai fasilitas serta kesehatan. Oleh karena itu, masyarakat perlu mengetahui langkah yang harus dilakukan dan tidak boleh dilakukan untuk melindungi diri dari hujan abu vulkanik..
Berdasarkan informasi dari laman /bpbd dan bousai.go.jp pada (06/09) berikut hal-hal yang harus dilakukan dan tidak boleh dilakukan saat terjadi hujan abu vulkanik.
Langkah-langkah yang harus diambil segera saat terjadi hujan abu vulkanik:
Tutup pintu, jendela, ventilasi dengan handuk basah, ataupun selotip kedap udara yang bisa menghalang-halangi supaya partikel abu masuk ke dalam rumah
Amankan perangkat elektronik dan saluran listrik yang berpotensi terganggu komponennya dengan debu dan partikel logam abu vulkanik. Hindari kontak abu dengan perangkat listrik
Lepaskan sambungan talang air dan pipa pasokan air dari saluran pembuangan saat hujan abu vulkanik terjadi
Orang dengan gangguan pernapasan seperti bronkitis atau asma sebaiknya tetap berada di dalam ruangan dan menghindari abu yang berisiko terhirup dan mengganggu saluran pernapasan
Sebaiknya segera kembali ke tempat yang aman sebelum hujan abu vulkanik mulai turun
Saat berada di luar ruangan, tutupi hidung dan mulut Anda dengan masker atau sapu tangan untuk perlindungan dari abu vulkanik
Mengumpulkan informasi melalui instansi resmi ,kanal berita yang telah terverifikasi, dan verifikasikan sumber informasi berkali-kali sebelum menyebarkannya agar tidak memicu hoax dan kepanikan
Memperhatikan arahan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) terkait perkembangan aktivitas gunungapi.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Profil Herri Pras yang Kritik UAS dan UAH, Pendiri PSGI yang Ditantang Duel Atlet MMA
Prediksi Skor Rennes vs Olympiakos: Tuan Rumah Andalkan Kekuatan Bermain di Roazhon Park
Prediksi Skor PSV Eindhoven vs Club Brugge di Liga Champions: Blauw-Zwart Bidik Kemenangan Tandang
Upaya Restorasi 325 Hektare Hutan di TNGHS untuk Jaga Habitat Macan Tutul Jawa
Mahasiswa Trisakti Geruduk Kantor Setneg Siang Ini, Tagih Janji Pemerintah soal Tritura
Bonek Murka! Persebaya Dibantai Kendal Tornado, Uston Nawawi Gantikan Tavares?
Marco Bezzecchi Tuai Kritik Usai Kesalahan di Sepang Memperburuk Peluang Juara Dunia
8 Hal yang Dianggap Membosankan oleh Ekstrovert, tetapi Justru Menjadi Kebahagiaan bagi Introvert

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022