
Dokter Reininta Arlin Puspita (dua dari kiri) dalam sebuah talkshow membahas tentang pentingnya kualitas air untuk mendukung gaya hidup sehat di rumah. (istimewa)
JawaPos.com - Gaya hidup sehat atau healthy living kini tidak lagi hanya berkaitan dengan pola makan bergizi dan olahraga rutin. Perhatian terhadap lingkungan di dalam rumah juga menjadi bagian penting, termasuk kualitas air yang digunakan keluarga setiap hari untuk minum, memasak, mandi, hingga merawat kulit dan rambut.
Air menjadi salah satu elemen yang paling sering bersentuhan langsung dengan tubuh. Rutinitas mandi, mencuci wajah, keramas, berwudu, hingga membersihkan kebutuhan bayi membuat kualitas air menjadi hal yang patut diperhatikan, terutama bagi keluarga yang memiliki anak kecil atau anggota keluarga dengan kulit sensitif.
Dokter Reininta Arlin Puspita mengatakan, kebiasaan sehari-hari yang dilakukan di rumah memiliki peran besar dalam membangun pola hidup sehat. Menurutnya, konsep healthy living bukan sekadar tren, melainkan berkaitan dengan berbagai keputusan kecil yang dilakukan secara konsisten dalam kehidupan sehari-hari.
“Banyak hal yang kita lakukan di rumah, mulai dari apa yang kita makan hingga apa yang kita sentuh, ikut menentukan healthy living seseorang,” ujar Reininta Arlin Puspita.
Menurut dr Reininta, rumah menjadi titik awal untuk menciptakan lingkungan yang mendukung kesehatan keluarga. Karena itu, perhatian terhadap kualitas udara dan ketersediaan air bersih yang digunakan sehari-hari perlu menjadi bagian dari kesadaran masyarakat dalam membangun kehidupan yang lebih sehat dan nyaman.
Selama ini, air lebih sering dipahami hanya sebagai kebutuhan dasar untuk dikonsumsi dan memasak. Padahal, penggunaannya jauh lebih luas. Air juga berperan dalam aktivitas membersihkan tubuh, merawat kulit dan rambut, mencuci kebutuhan bayi, hingga berbagai kegiatan rumah tangga yang dilakukan hampir tanpa henti setiap hari.
Ia menjelaskan, air yang bersih dapat dikenali dari sejumlah karakteristik dasar seperti tidak berwarna, tidak berbau, dan tidak meninggalkan residu yang terasa saat disentuh. Meski demikian, perhatian terhadap kualitas air tidak cukup hanya berdasarkan kondisi yang terlihat secara langsung karena setiap rumah memiliki sumber dan kondisi lingkungan yang berbeda.
“Setiap rumah memiliki kondisi yang berbeda. Lokasi tempat tinggal dan sumber airnya juga tidak sama, sehingga kebutuhannya bisa berbeda,” katanya.
Kesadaran tersebut sejalan dengan berkembangnya konsep home wellness, ketika rumah tidak lagi dipandang sekadar tempat beristirahat. Hunian kini juga menjadi ruang untuk membangun gaya hidup yang lebih sehat melalui perhatian terhadap berbagai aspek. Mulai dari udara, air, kenyamanan, hingga teknologi yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Foto Terakhir Kebersamaan Anthony Xie dengan Audi Marissa Usai Digugat Cerai
Prediksi Skor Udinese vs Venezia di Coppa Italia: Sang Zebra Kecil Berpeluang Menang di Friuli!
Prediksi Skor Palermo vs Mantova di Coppa Italia: Rosanero Siap Libas Tim Tamu di Renzo Barbera
Kasus Penipuan Rp 3,5 Miliar Dihentikan Usai Ruben Onsu Berdamai dengan Pelapor
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Manajemen Buka Suara Usai Ikang Fawzi Dikabarkan Menikah Lagi
Obligasi Danantara: Dana Murah Pembangunan yang Rentan TPPU?
35 Santri Keracunan MBG Masih Dirawat di RS Siti Hajar Sidoarjo
Prediksi Skor Laos U-20 vs Timnas Indonesia U-20: Garuda Muda Berpeluang Pesta Gol!
Prediksi Sassuolo vs Frosinone di Coppa Italia 2026/2027: Jay Idzes Cs Menang Susah Payah
