Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 15 Mei 2026 | 03.22 WIB

Orang yang Semakin Menjauh dari Keluarga dan Teman Seiring Bertambahnya Usia Sering Menunjukkan 10 Perilaku Ini Menurut Psikologi

seseorang yang menjauh dari keluarga dan teman seiring bertambahnya usia (Magnific/freepik) - Image

seseorang yang menjauh dari keluarga dan teman seiring bertambahnya usia (Magnific/freepik)

JawaPos.com - Seiring bertambahnya usia, banyak orang mulai mengalami perubahan besar dalam cara mereka memandang hubungan sosial. Ada yang justru semakin dekat dengan keluarga dan sahabat lama, tetapi ada juga yang perlahan mengambil jarak. Mereka menjadi lebih sulit dihubungi, jarang hadir dalam acara keluarga, atau tampak kehilangan minat untuk mempertahankan hubungan yang dulu terasa penting.

Fenomena ini sebenarnya cukup umum dalam psikologi manusia. Bertambahnya usia membawa perubahan prioritas, pengalaman emosional, tekanan hidup, bahkan perubahan biologis yang memengaruhi cara seseorang membangun dan mempertahankan koneksi sosial.

Namun, ketika seseorang semakin menjauh dari keluarga dan teman dalam jangka panjang, sering kali ada pola perilaku tertentu yang muncul. Perilaku ini tidak selalu berarti seseorang membenci keluarganya atau tidak peduli terhadap teman-temannya. Dalam banyak kasus, perilaku tersebut merupakan respons terhadap pengalaman hidup, kelelahan emosional, trauma, perubahan identitas, atau kebutuhan psikologis yang berkembang seiring waktu.

Dilansir dari Expert Editor, terdapat 10 perilaku yang sering ditunjukkan oleh orang yang semakin menjauh dari keluarga dan teman seiring bertambahnya usia menurut perspektif psikologi.

1. Mereka Mulai Menghindari Percakapan yang Tidak Bermakna

Salah satu perubahan paling umum adalah berkurangnya toleransi terhadap percakapan basa-basi atau hubungan yang terasa dangkal.

Ketika masih muda, banyak orang rela menghabiskan waktu berjam-jam untuk berbincang tanpa arah yang jelas. Namun seiring bertambahnya usia, energi mental menjadi lebih terbatas. Orang mulai lebih selektif terhadap interaksi sosial.

Dalam psikologi, ini berkaitan dengan konsep socioemotional selectivity theory, yaitu teori yang menjelaskan bahwa ketika seseorang merasa waktu hidupnya semakin terbatas, mereka cenderung memprioritaskan hubungan yang memberi makna emosional mendalam.

Akibatnya, mereka mulai:

Menghindari obrolan yang dianggap melelahkan
Menolak drama sosial
Tidak lagi tertarik mengikuti gosip keluarga
Mengurangi interaksi yang terasa palsu

Bagi orang lain, perubahan ini bisa terlihat seperti sikap dingin atau menjauh. Padahal sebenarnya mereka hanya ingin menjaga energi emosional mereka.

2. Mereka Lebih Menikmati Kesendirian

Orang yang semakin menjauh sering menemukan kenyamanan dalam kesendirian.

Ini berbeda dengan kesepian. Kesendirian dipilih secara sadar karena memberi ketenangan mental. Banyak individu yang bertambah usia merasa bahwa waktu sendiri lebih menenangkan dibanding harus terus berinteraksi sosial.

Mereka mulai menikmati:

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore