
seseorang yang sering berbicara sendiri dengan suara yang keras. (Freepik/shevchukandrey)
JawaPos.com - Sering kali, orang yang berbicara sendiri dengan suara keras dianggap aneh, kurang waras, atau bahkan dikucilkan secara sosial.
Padahal, jika dilihat dari sudut pandang psikologi modern, kebiasaan ini justru bisa menjadi tanda kemampuan mental yang kuat dan sehat.
Berbicara sendiri—atau dalam istilah psikologi disebut self-talk—bukanlah sesuatu yang harus dipermalukan.
Bahkan, banyak penelitian menunjukkan bahwa kebiasaan ini berkaitan dengan fungsi kognitif yang lebih baik, pengendalian emosi, hingga peningkatan performa dalam berbagai aktivitas.
Menariknya, orang yang berbicara sendiri dengan suara keras sering kali memiliki kekuatan-kekuatan tersembunyi yang tidak dimiliki oleh kebanyakan orang.
Dilansir dari Expert Editor, terdapat 8 kekuatan mengejutkan tersebut.
1. Fokus yang Lebih Tajam
Berbicara sendiri membantu otak menyaring informasi yang relevan. Ketika seseorang mengucapkan sesuatu dengan suara keras, ia sebenarnya sedang memperkuat perhatian terhadap hal tersebut.

Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kronologi Tewasnya Satpam Jatiluhur Purwakarta: Rekam Vandalisme hingga Tewas Terborgol
Donald Trump Terjebak! Perang Iran Seret Presiden AS ke Krisis Politik dan Militer
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Profil Mitchell Baker: Striker Naturalisasi Timnas Indonesia Berdarah Yogyakarta, Debut Gemilang di Piala AFF 2026
Profil Aripat, Suami Nathalie Holscher: Dari Sales hingga Menjadi Pengusaha
Profil Santyka Fauziah, Kekasih Sule yang Didoakan Nathalie Holscher Segera Menikah
Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Sempat ‘Hilang’ dari Bangku Cadangan saat Timnas Indonesia Gulung Kamboja, John Herdman Ungkap Alasannya
