Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 7 April 2026 | 22.15 WIB

Hubungan 'Sempurna' Sering Gagal! Psikologi Mengungkap Alasannya: Relate dengan Era Modern

Alasan hubungan 'sempurna' sering gagal menurut psikologi (Pexel/Alena Darmel) - Image

Alasan hubungan 'sempurna' sering gagal menurut psikologi (Pexel/Alena Darmel)

JawaPos.com - Mengapa hubungan yang terlihat sempurna justru sering berakhir gagal? Di era modern, banyak orang merasa lelah dengan dunia kencan yang serba cepat dan instan.

Namun, ketika menghadapi konflik kecil atau keheningan canggung dalam hubungan, kita panik dan berpikir, 'Jika dia orang yang tepat, semuanya pasti mudah'.

Dilansir dari symplyphycology, harapan akan hubungan tanpa gesekan justru merusak kemampuan kita untuk membangun kedekatan emosional.

Kita mencoba menerapkan logika instan dari aplikasi ke kehidupan nyata, menginginkan pasangan yang sempurna dan selalu sesuai dengan kebutuhan kita. Padahal, hubungan manusia selalu kompleks dan penuh tantangan.

Ekspektasi yang berlebihan ini juga bisa menjadi permasalahan yang sering ditemukan di hubungan era modern seperti saat ini.

Dulu, pasangan tidak diharapkan menjadi segalanya. Dukungan datang dari keluarga, teman, dan lingkungan. Kini, satu orang diharapkan menjadi sahabat terbaik, pasangan romantis, penasihat karier sekaligus menjadi co-parent.

Tekanan ini membuat hubungan mudah rapuh saat pasangan tidak bisa memenuhi semua peran sekaligus.

Dampak teknologi di era modern ini juga dapat memengaruhi 'algoritma cinta' seseorang.

Kita terbiasa dengan dunia instan: swipe kiri-kanan, rekomendasi otomatis, dan hiburan tanpa hambatan.

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore