Berbagai daerah menggelar tradisi unik untuk merayakan Lebaran 2026, mulai dari Festival Tumbilotohe sampai Bakdan Neng Solo.
Bagi Anda yang mudik ke daerah-daerah ini, selamat menyaksikan!.
Baca Juga: Kaki-Kaki Mobil Bunyi saat Jalan? Wajib Cek sebelum Mudik Lebaran1. Festival TumbilotoheFestival Tumbilotohe adalah tradisi masyarakat Gorontalo yang dilaksanakan selama tiga malam terakhir bulan Ramadhan dengan menyalakan lampu-lampu tradisional sebagai simbol penerangan menyambut malam Lailatul Qadar, mulai dari halaman rumah, lapangan, hingga jalan-jalan protokol.
Dilansir JawaPos.com dari gorontaloprov pada Rabu (18/3), Festival Tumbilotohe sendiri telah dibuka langsung oleh Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail sejak 16 Maret 2026 di kawasan Blok Plan Perkantoran Provinsi Gorontalo, Desa Ayula Tinelo, Kabupaten Bone Bolango.
Tahun ini, Festival Tumbilotohe mengangkat tema 'Hulontalo Mulolo' dan digelar lebih meriah dengan menghadirkan Run Tumbilotohe, yakni lari sambil membawa obor. Ini menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat.
Selain menampilkan keindahan lampu tradisional, Festival Tumbilotohe juga menampilkan festival bunggo, lomba memasak makanan khas Gorontalo tempo dulu, pawai obor tempo dulu, demo masak tradisional, lomba busana Muslim anak-anak, hingga bazar murah UMKM.
Kemudian, di panggung hiburan masyarakat juga disuguhkan penampilan lagu-lagu religi, tarian tradisional, gambusia, serta berbagai hiburan bernuansa Islami dan pemberian doorprize.
2. Festival Meriam KarbitSetidaknya sebanyak 229 meriam karbit akan memeriahkan tradisi permainan rakyat Meriam Karbit yang telah berlangsung turun-temurun dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Fitri di Kota Pontianak tahun ini atau tanggal 19 Maret 2026.
Ratusan meriam akan disebar di 37 titik atau kelompok yang berada di sepanjang tepian Kapuas. Lebih rincinya, sebanyak 20 kelompok berada di wilayah Pontianak Timur dan 17 kelompok lainnya ada di wilayah Pontianak Selatan dan Pontianak Tenggara.
Lalu, dari 229 meriam yang digunakan, terdiri dari meriam balok yang terbuat dari kayu gelondongan sebanyak 108 unit dan 129 unit adalah meriam non-balok yang dibuat dari bahan paralon maupun besi.
3. Grebeg SyawalPeringatan Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Keraton Yogyakarta kembali menyelenggarakan Hajad Dalem Garebeg Syawal 2026/ Dal 1959 pada Jumat, 20 Maret 2026 di Kagungan Dalem Pagelaran Karaton Ngayogtakarta Hadiningrat.
Acara ini dimulai pukul 08.00 WIB. Bagi Anda yang ingin menyaksikannya, silakan membeli tiket masuk KGD. Wahanarata terlebih dahulu. Setiap pembelian tiket akan mendapatkan voucher gratis Gelar Kuliner Tradisional Wahanarasa 2026
Selain membeli tiket, ada sejumlah aturan yang harus Anda patuhi, diantaranya dating 30 menit lebih awal, tidak boleh mengenakan sandal jepit, rok atau celana pendek, topi, atau batik motif awisan.
4. Wahanarasa (Gelar Kuliner Tradisional Jawa)Acara yang digelar pada 20 - 22 Maret 2026 bertempat di Halaman Kagungan Dalem Museum Wahanarata pukul 09.00 - 15.00 WIB bersifat gratis.
Adapun acara yang berlangsung selama tiga hari ini dimeriahkan oleh bazar kuliner tradisional, live acoustic, sampai talkshow.
5. Festival Mudik Balon Udara WonosoboFestival tahunan ikonik di Kabupaten Wonosobo yang menampilkan penerbangan balon udara raksasa dengan motif tradisional warna-warni di 23 titik desa Kabupaten Wonosobo.
Festival dijadwalkan berlangsung pada 22-29 Maret 2026. Adapun Minggu, 29 Maret 2026 yang menjadi puncaknya akan dilangsungkan di Alun-Alun Wonosobo.
6. Bakdan Neng SoloDigelar pada 23 Maret 2026 pukul 19.30 di halaman Balai Kota Surakarta menampilkan pertunjukkan opera kolosal bertajuk 'Dewa Ruci: Guru Sejati' yang melibatkan lebih dari 100 seniman lokal.
Selain itu, bazar kuliner khas Solo dan pameran berbagai produk UMKM pun turut memeriahkan Bakdan Neng Solo.
Demikian deretan acara unik dari berbagai daerah di Indonesia yang siap memeriahkan Lebaran 2026 Anda.***