
Ilustrasi buka puasa secara bertahap/freepik
JawaPos.com-Momen berbuka kerap menjadi ajang balas dendam setelah seharian berpuasa menahan lapar. Tidak sedikit orang yang makan dalam porsi besar secara tiba-tiba tanpa mempertimbangkan dampaknya bagi kesehatan.
Kondisi tubuh yang tiba-tiba menerima makanan dalam jumlah banyak saat berbuka berisiko menyebabkan berbagai gangguan pencernaan. Mulai dari perut kembung, begah, asam lambung yang melonjak drastis, sampai maag.
Sistem pencernaan terutama lambung perlu beradaptasi saat menerima makanan, terutama setelah beristirahat selama berpuasa.
Salah satu cara yang dianjurkan untuk mencegah gangguan pencernaan saat berbuka adalah makan secara bertahap. Selain itu, ada beberapa hal lain yang perlu diperhatikan supaya perut anda tidak kaget saat menerima makanan saat berbuka puasa.
Merangkum informasi dari laman ners.unair.ac.id dan baznas.go.id berikut tata cara berbuka yang tepat dan perlu anda ketahui.
Buka dengan air mineral
Mengawali berbuka dengan air mineral adalah tatacara yang bantu tubuh beradaptasi setelah seharian berpuasa. Lapar yang muncul sebenarnya tanda tubuh dehidrasi dan kekurangan cairan. Minum 2 gelas air mineral untuk berbuka dapat meredakan rasa lapar berlebih sehingga makan anda bisa terkontrol, dan menghilangkan dehidrasi di dalam tubuh anda.
Konsumsi makanan manis alami
Setelah tubuh terhidrasi, konsumsi makanan ringan (takjil) yang memiliki rasa manis alami, dapat memberikan energi instan berupa glukosa, sehingga tubuh kembali bertenaga. Kurma adalah makanan terbaik yang dapat menggantikan energi secara cepat, tanpa membuat insulin melonjak. Alternatifnya, anda bisa memilih buah-buahan yang kaya air dan gula alami guna memulihkan kembali energi tubuh.
Pilih makanan bergizi
Terlalu banyak pilihan menu berbuka terkadang membuat kita kalap, yang justru membuat tubuh tidak mengkonsumsi makanan bergizi. Pilih menu sehat saat berbuka dengan kandungan karbohidrat kompleks, tinggi protein, dan kaya serat.
Makan bertahap
Selama berpuasa lambung beristirahat untuk memproduksi enzim, agar perut anda tidak kaget saat menerima makanan, maka perlu berbukalah secara bertahap. Mulai dari takjil ringan seperti kolak pisang, buah, atau kacang. Selanjutnya beri jeda sebelum mengkonsumsi makanan utama, contohnya setelah shalat maghrib, agar perut tidak terasa begah dan penuh menerima porsi makanan yang besar secara tiba-tiba.
Santap perlahan-lahan

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mantan Kiper Persebaya Surabaya Buka Suara! Dimas Galih Ungkap Kondisi Ruang Ganti PSBS Biak
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
