
Ilustrasi CEO. (Pixabay@mhouge)
JawaPos.com - Bagi seorang miliarder, merekrut karyawan adalah investasi besar. Salah satu CEO sukses, Matteo Franceschetti, punya strategi unik yang kini viral di media sosial.
Pendiri perusahaan kasur pintar dan teknologi tidur bernilai ratusan juta dolar, Eight Sleep, ini selalu menggunakan lima pertanyaan yang sama, diulang pada setiap kandidat. Tujuannya? Bukan sekadar menguji kemampuan, tapi memburu "red flag" dan pola pikir asli pelamar.
Franceschetti, yang membagikan triknya di podcast "The Twenty Minute VC (20VC): Venture Capital" dan TikTok, menyebut cara ini sebagai panduan wawancara kerja paling efektif untuk memecah kejujuran dan melihat karakter asli kandidat.
Ia percaya, menggali perjalanan karier dari awal hingga akhir jauh lebih penting daripada sekadar membaca CV. Ini adalah trik cerdas untuk menemukan aset nyata, bukan hanya pekerja biasa.
Matteo Franceschetti menggunakan pola pertanyaan yang sama untuk semua posisi.
Alasannya sederhana: dengan konsistensi, ia dapat membandingkan karakter, profesionalitas, dan cara berpikir ratusan kandidat dengan cepat. Jika ada yang "tidak beres" atau terlalu dibuat-buat, polanya akan langsung terlihat.
Inilah lima pertanyaan rahasia yang selalu ia ajukan dan alasannya:
Pertanyaan ini bukan basa-basi. Ini adalah cara Franceschetti memetakan pola karier kandidat.
Jawabannya bisa menunjukkan apakah kandidat memiliki jaringan profesional yang kuat (direkrut/direkomendasikan) atau sering melamar sendiri. Reputasi positif di industri sering tercermin dari bagaimana seseorang mendapatkan pekerjaan.
Lebih dari itu, cara kandidat menjelaskan perannya bisa mengindikasikan apakah mereka bekerja dengan kesadaran penuh akan tujuan pekerjaan (tahu apa yang mereka lakukan) atau hanya sekadar mengikuti arus.
"Pencapaian terbesar" biasanya sudah dihafal dan disiapkan matang-matang oleh pelamar. Karena cenderung "terlalu bagus" dan minim kejujuran, Franceschetti sengaja menanyakan pencapaian terbesar kedua.
Tujuannya? Memicu respons yang lebih spontan dan jujur.
Pertanyaan ini mengukur kontribusi individual dan inisiatif. Ia ingin tahu apakah kandidat mampu menghasilkan dampak signifikan secara mandiri, atau hanya kebetulan sukses karena timnya.
Bagi Franceschetti, detail dan data konkret adalah bukti nyata. Jawaban samar-samar bisa menjadi indikasi ketidakpahaman atas hasil kerja sendiri.
Inilah pertanyaan yang sering membuat pelamar gugup, padahal sangat krusial.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Trisha JKT48 Ingin “Ayo Senyumlah” Jadi Energi Positif di Tengah Situasi Sulit
Prediksi Skor Groningen vs PEC Zwolle di Liga Belanda: Trots van het Noorden Menang Tipis di Kandang
Prediksi Skor Arema FC vs Persik Kediri di Super League: Macan Putih Kembali Jinakkan Singo Edan!
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor PSM vs Persita di Super League: Pendekar Cisadane Curi 3 Poin di B.J. Habibie
Prediksi Skor Everton vs Ipswich Town di Liga Inggris: The Toffees Kunci 3 Poin di Kandang
Prediksi Skor Espanyol vs Elche di Liga Spanyol: Los Franjiverdes Curi Poin di RCDE Stadium
Prediksi Skor Tottenham Hotspur vs Aston Villa di Liga Inggris: The Lilywhites Bakal Sulit Menang!
Prediksi Susunan Pemain Persebaya vs Garudayaksa FC: Risto Mitrevski Pantang Remehkan Tim Promosi
Prediksi Skor Lyon vs Rennes di Liga Prancis: Les Gones Garansi 3 Poin di Parc Olympique Lyonnais

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022