Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 23 November 2025 | 00.58 WIB

Bebas Minyak dan Bakteri, Ini Cara Menjaga Kebersihan Dapur dengan Tisu Dapur

Tisu dapaur efektif untuk membersihkan kotoran yang kerap membuat dapur tampak tidak bersih. (Istimewa)

JawaPos.com-Dapur yang tampak bersih belum tentu benar-benar higienis, terutama jika masih meninggalkan lapisan minyak yang lengket. Banyak orang mengalami situasi di mana permukaan dapur terlihat rapi dan bersih, namun ketika disentuh justru terasa licin. Hal ini wajar terjadi karena area dapur memang sering berhubungan dengan minyak saat proses memasak.

Kondisi dapur yang berminyak tentu membuat aktivitas memasak menjadi kurang nyaman. Karena itu, penting untuk segera mencari solusi praktis agar dapur tetap bersih, higienis, dan bebas lengket setiap hari. Salah satu cara yang mudah dilakukan adalah memastikan area dapur dibersihkan dengan metode yang tepat dan alat yang aman.

Tisu dapur kini menjadi salah satu pilihan yang semakin banyak digunakan. Tidak hanya berfungsi untuk mengelap permukaan, tisu dapur juga bermanfaat untuk menyerap minyak berlebih, membersihkan noda membandel, hingga membantu menjaga area dapur tetap higienis dan tidak berbau. Dengan fungsi yang lengkap tersebut, kehadiran tisu dapur dapat menjadi solusi harian untuk mengatasi masalah minyak.

Karena itu, menyediakan tisu dapur di rumah menjadi langkah sederhana namun penting agar kebersihan dapat terjaga lebih optimal. Tisu dapur bisa menjadi alternatif yang lebih efisien dibandingkan metode pembersihan lainnya, terutama untuk mengatasi noda minyak yang sulit hilang.

“Sampai saat ini masih banyak orang yang belum memahami pentingnya peran tisu dapur dalam menjaga kebersihan. Banyak orang masih menggunakan lap kain untuk membersihkan area dapur. Padahal cara ini bisa kurang higienis karena menyimpan banyak bakteri dan sisa kotoran," kata Nabila Syavira selaku Corporate & Brand Communications PT Suparma dalam keterangannya.

Menurut Nabila, penggunaan tisu dapur jauh lebih efektif dibandingkan lap kain. Lap kain cenderung tidak mampu menghilangkan minyak sepenuhnya, bahkan bisa menyebarkan minyak ke permukaan lain sehingga dapur terasa semakin lengket. Meski tampak bersih, permukaan tersebut tetap dapat menjadi tempat berkembang biaknya bakteri yang tidak terlihat.

Ia juga menyoroti kebiasaan memakai satu lap kain untuk berbagai keperluan, seperti membersihkan meja, kompor, hingga peralatan makan. Kebiasaan ini dapat memicu cross contamination atau perpindahan bakteri dari satu permukaan ke permukaan lainnya, yang akhirnya membahayakan kebersihan makanan.

Untuk menjaga dapur tetap aman dan higienis, Nabila menyarankan penggunaan tisu dapur yang memiliki daya serap tinggi, kuat, dan berstandar food grade agar aman digunakan. 

“Kami ingin membantu masyarakat lebih sadar bahwa menjaga kebersihan dapur harus dimulai dari kebiasaan kecil,” paparnya. (*)

Editor: Dinarsa Kurniawan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore