
Ilustrasi orang rajin dan malas (freepik)
JawaPos.com - Pernahkah Anda merasa kagum pada seseorang yang tampak selalu bersemangat, disiplin, dan produktif, sementara Anda sulit menjaga motivasi bahkan untuk hal-hal kecil?
Fenomena “rajin” dan “malas” sering kali dianggap sebagai hasil dari niat atau kemauan pribadi.
Namun, sains menunjukkan bahwa hal ini jauh lebih kompleks daripada sekadar kemauan.
Menurut psikologi kepribadian modern, perilaku rajin dan malas tidak hanya ditentukan oleh lingkungan atau kebiasaan, tetapi juga oleh struktur otak dan faktor genetik yang sudah tertanam sejak lahir.
Artinya, sebagian besar kecenderungan untuk menjadi disiplin atau santai sudah tertulis di dalam DNA Anda.
Menariknya, baik sifat rajin maupun malas tidak selalu berarti baik atau buruk.
Keduanya memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing tergantung konteksnya.
Untuk memahami hal ini lebih dalam, mari kita bahas 3 faktor utama yang membentuk tingkat kerajinan seseorang menurut sains dilansir dari YouTube Satu Persen - Indonesian Life School.
Baca Juga: 6 Shio Ini Sudah Waktunya Jadi Sultan, Mereka Akan Mendapatkan Uang dan Kesuksesan dari Segala Arah
1. Struktur Otak dan Peran Prefrontal Cortex
Dalam dunia psikologi, sifat rajin sering kali dikaitkan dengan tingkat conscientiousness, yaitu dimensi kepribadian yang mencerminkan ketekunan, kedisiplinan, dan rasa tanggung jawab seseorang.
Studi neurosains menunjukkan bahwa bagian otak bernama prefrontal cortex berperan penting dalam hal ini.
Bagian otak ini mengatur perencanaan, pengambilan keputusan, dan pengendalian diri.
Penelitian menemukan bahwa individu dengan volume prefrontal cortex yang lebih besar cenderung memiliki tingkat conscientiousness yang tinggi.
Mereka lebih mudah fokus, terorganisir, dan mampu menunda kesenangan demi mencapai tujuan jangka panjang.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Jafar dan Adnan Diduga Terlibat Match Fixing, PBSI Langsung Ubah Komposisi Ganda Campuran
Prediksi Skor Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026: Duel Tim Kelelahan!
Prediksi Skor Persija Jakarta vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Macan Kemayoran Diunggulkan!
Profil Jafar Hidayatullah dan Adnan Maulana: Diduga Match Fixing, Dicoret PBSI dari Kejuaraan Dunia
Prediksi Skor Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026: Maung Bandung Favorit Juara
Aji Santoso Resmi Latih de Red FC, Klub Baru Jawa Timur Pilih Stadion Gelora 10 November Surabaya
Bertahun-Tahun Mogok Kerja, Tim 10 Pekerja Freeport Serahkan Tuntutan ke Said Iqbal
Jafar/Felisha dan Adnan/Indah Dicoret dari Kejuaraan Dunia, PBSI Buka Suara Soal Dugaan Match Fixing
Prediksi Skor Singapura vs Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Pembuktian Sihir John Herdman!
Profil Malik Bawazier, Suami Cut Keke yang Dilaporkan Kasus Perzinaan dan Kohabitasi
