
ilustrasi seseorang memegang botol parfum./Freepik
JawaPos.com - Tahun 80-an adalah era ketika parfum menjadi lebih dari sekadar wewangian biasa. Memilih parfum saat itu adalah cara mendeklarasikan maksud Anda hari itu. Wewangian pada masa itu ibaratnya dipakai, bukan hanya dikenakan.
Gerai-gerai di pusat perbelanjaan menjadi "zona perang" aroma yang bersaing di udara. Melansir dari Geediting.com Minggu (12/10), wewangian tersebut tidak berbisik seperti tren saat ini, melainkan berteriak lantang. Tujuh parfum ikonik ini selalu diingat oleh mereka yang memiliki selera tinggi.
Berikut adalah tujuh parfum yang dikenakan wanita berkelas di tahun 80-an:
White Linen oleh Estée Lauder
Sebelum White Linen menjadi aroma resmi pesta museum dan klub-klub mewah, ini adalah senjata rahasia wanita. Wewangian aldehydic floral ini terasa bersih, mewah, dan berbau seperti seprai garing yang dijemur di taman mawar. White Linen adalah wujud aspirasi dalam botol.
Opium oleh Yves Saint Laurent
Jika White Linen adalah gadis baik-baik, Opium adalah temannya yang liar. Kontroversi mengiringi peluncurannya, menambah daya tarik yang luar biasa. Aroma oriental ini memadukan rempah, kemenyan, dan resin yang kuat.
Giorgio Beverly Hills
Tidak ada yang melambangkan kemewahan era 80-an seperti Giorgio dalam botol bergaris kuning. Monster bunga putih ini menggabungkan gardenia dan tuberose dalam volume tinggi. Parfum ini saking kuatnya bahkan sempat dilarang di beberapa restoran.
Poison oleh Christian Dior
Diluncurkan pada 1985, Poison adalah drama murni dengan jus ungu dalam botol berbentuk apel. Aroma ini memadukan buah plum dan berry dengan bunga putih berkekuatan nuklir. Wanita yang memilih Poison adalah mereka yang tidak meminta izin untuk apa pun.
Beautiful oleh Estée Lauder
Dikenal sebagai "wewangian seribu bunga", parfum ini berhasil menjadi romantis namun tetap pantas. Parfum ini adalah pilihan wanita yang tahu kapan harus menonjol tanpa berlebihan. Andy Warhol bahkan membawa botolnya untuk disemprotkan di pesta.
Paloma Picasso
Paloma Picasso meluncurkan parfum ini pada 1984, bukan sekadar aroma biasa melainkan sebuah senjata estetika. Chypre ini mencerminkan bisnis dengan oakmoss dan carnation. Wewangian ini terkesan mahal dan sedikit mengancam, penuh percaya diri.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Prediksi Skor Fiorentina vs Napoli: Peluang I Partenopei Petik 3 Poin di Stadion Artemio Franchi
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Real Betis di Liga Spanyol: Los Verdiblancos Menang Lagi
Prediksi Skor Getafe vs Malaga di Liga Spanyol: Azulones Libas Perlawanan Tim Tamu
Prediksi Skor Villarreal vs Levante di Liga Spanyol: Kapal Selam Kuning Libas Tim Tamu
Prediksi Skor Schalke 04 vs Elversberg di Liga Jerman: Duel Tim Papan Tengah Rawan Imbang
Prediksi Skor Parma vs Genoa di Liga Italia: Duel Tim Papan Bawah Berakhir Imbang
Prediksi Skor FC Twente vs PSV Eindhoven: Pemuncak Klasemen Berpeluang Pesta Gol

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022