Ilustrasi seseorang yang terjebak doomscrolling di media sosial hingga larut malam.
JawaPos.com – Di tengah derasnya arus informasi digital, banyak orang tanpa sadar terjebak dalam kebiasaan doomscrolling—menggulir layar tanpa henti sambil menyerap berbagai berita dan konten negatif.
Entah doomscrolling di TikTok, Twitter yang kini bernama X, atau Instagram, pola perilaku ini kian menjadi kebiasaan baru yang sulit dihentikan di era digital.
Sekilas tampak sepele, namun kebiasaan ini bisa berdampak serius pada kondisi emosional, fokus, hingga kesehatan tubuh jika dilakukan terus-menerus.
Generasi Z, Milenial, hingga Gen Alpha kini menjadi kelompok paling rentan. Mereka tumbuh dalam dunia digital yang tak pernah berhenti memberi rangsangan visual dan emosional.
Doomscrolling: Kebiasaan Sepele yang Diam-Diam Merusak Kesehatan Mental dan Fisik
Doomscrolling seolah memberi ilusi koneksi dan pengetahuan, padahal di baliknya tersimpan rasa lelah, cemas, dan kehilangan makna.
Kebiasaan ini bahkan bisa mengubah cara seseorang melihat dunia. Semakin lama terjebak dalam arus konten negatif, semakin besar kemungkinan munculnya stres, kecemasan, dan kelelahan mental yang sulit dijelaskan.
Dilansir dari YouTube Psych2Go, Minggu (12/10), melalui video berjudul berikut lima dampak nyata yang dapat terjadi jika seseorang doomscrolling setiap hari selama satu tahun penuh.
1. Emosi Menjadi Tidak Stabil dan Cepat Lelah
Doomscrolling membuat otak terus memproses berbagai emosi dalam waktu singkat—dari tawa, sedih, iri, hingga takut. Akibatnya, sistem emosi menjadi kewalahan.
Orang yang mengalami hal ini sering kali merasa cepat marah, mudah cemas, dan kehilangan minat pada hal-hal yang dulu menyenangkan. Lama-kelamaan, kebahagiaan terasa datar, sedangkan kesedihan sulit hilang.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
