Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 8 Oktober 2025 | 14.54 WIB

Menurut Psikologi, 6 Hal Ini yang Dilakukan Orang Cerdas Namun Tidak Disukai Orang Lain

Ilustrasi orang membaca buku, salah satu hal yang dilakukan orang cerdas (Freepik) - Image

Ilustrasi orang membaca buku, salah satu hal yang dilakukan orang cerdas (Freepik)

JawaPos.com- Orang cerdas kadang memiliki kebiasaan yang kadang membuat orang lain tidak suka. Mungkin hal tersebut adalah sesuatu yang aneh.

Banyak kebiasaan yang dianggap menenangkan bagi orang cerdas, namun tidak disukai oleh orang-orang lainnya. Lantas kebiasaan-kebiasaan apa sajakah itu?

Menurut laman Your Tango, berikut ini 6 hal yang dilakukan oleh orang cerdas yang tidak disukai oleh orang lain menurut psikologi:

  1. Kesendirian

Orang cerdas memanfaatkan waktu dengan cata positif yakni dengan kesendirian. Sebuah studi dari jurnal kepribadian bahwa kesendirian membuat manfaat positif seperti kesadaran diri dan suasana hati yang positif.

  1. Keheningan

Keheningan merupakan hal yang dianggap menenangkan oleh orang cerdas. Keheningan tak hanya sebagai refleksi diri dan mengatur emosi, namun juga dilakukan orang cerdas untuk menghilangkan stres dan mengatur diri tanpa gangguan.

  1. Membaca buku

Orang cerdas melakukan aktivitas membaca buku fiksi sastra untuk bersenang-senang. Menurut studi dari Scientific American ini untuk mengatur emosi, refleksi diri dan rasa empati.

Membaca buku juga memiliki sejumlah manfaat emosional dan kognitif yang menambah nilai pada kebiasaan sehari-hari mereka.

  1. Musik klasik

Musik klasik dan instrumen diyakini menenangkan bagi orang cerdas. Tak hanya menenangkan, musik klasik jug dapat meningkatkan kemampuan kognitif.

Musik klasik juga dapat meningkatkan konsentrasi dan fokus serta mendorong suasana hati yang lebih positif.

  1. Menulis jurnal

Menurut  studi lain dari Michigan State University, menulis jurnal dan memanfaatkan kebiasaan menulis juga merupakan salah satu cara orang cerdas merefreshingkan diri.

Ketika mereka tidak terlalu terbebani oleh stres, kekhawatiran atau emosi yang kompleks mereka telah menuliskannya dan mengatasinya dalam jurnal.

Mereka mungkin lebih berhasil memecahkan masalah dan menggunakan otak mereka dalam aspek kehidupan lainnya.

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore