
Ilustrasi ungkapan yang secara tidaj sadar menunjukkan rasa tidak percaya diri (freepik)
JawaPos.com - Dalam percakapan sehari-hari, kita sering kali tidak menyadari bahwa cara berbicara bisa mencerminkan isi hati dan kepribadian kita. Bukan hanya isi pembicaraan, melainkan juga pilihan kata yang kita gunakan. Beberapa ungkapan tertentu justru bisa memberi sinyal kuat bahwa seseorang sedang menyembunyikan rasa kurang percaya diri.
Hal ini menarik untuk diperhatikan, karena kata-kata sederhana yang keluar begitu saja ternyata bisa “membocorkan” sisi rapuh yang tidak ingin kita tunjukkan.
Dikutip dari laman The Expert Editor, Sabtu (04/10), berikut adalah sembilan ungkapan yang sering dipakai orang dalam percakapan dan langsung memperlihatkan ketidakamanan diri mereka.
Ungkapan ini terdengar seakan merendah, padahal justru melemahkan diri sendiri sejak awal. Dengan berkata demikian, seseorang sebenarnya sudah menutup pintu agar pendapatnya tidak dianggap serius. Orang yang percaya diri akan menyampaikan pandangannya tanpa perlu mengawali dengan permintaan maaf.
Hampir selalu, kalimat setelah ungkapan ini akan terdengar menyinggung. Ini menunjukkan ketakutan terhadap konflik, namun tetap ingin menyampaikan sesuatu yang berpotensi menyinggung. Orang yang benar-benar percaya diri akan mengutarakan pendapatnya secara lugas dan sopan, tanpa perlu tameng semacam ini.
Kalimat ini biasanya muncul ketika sebuah lelucon tidak mendapat respon positif. Alih-alih menerima dengan santai atau meminta maaf tulus, ungkapan ini menjadi bentuk mundur teratur. Itu tanda adanya rasa takut ditolak, terutama jika bercanda dengan nada menyindir.
Mengumbar kelemahan diri di awal percakapan sering kali hanya untuk memancing pujian. Meski terdengar sepele, ini jelas sinyal kurang percaya diri. Orang yang yakin pada dirinya tidak merasa perlu menekankan kekurangan, apalagi menjadikannya bahan pembuka obrolan.
Kata ini terdengar netral, tapi jika terlalu sering digunakan untuk mengoreksi orang lain, justru menunjukkan kecemasan intelektual. Seseorang merasa perlu membuktikan diri dengan meluruskan hal-hal kecil, seakan koreksi itu bisa meningkatkan nilai dirinya. Padahal, terlalu sering melakukannya justru membuat orang lain jengah.
Ironisnya, kalimat ini hampir selalu diikuti dengan pamer. Ungkapan ini menunjukkan seseorang ingin terlihat rendah hati, padahal sebenarnya ingin pengakuan. Orang yang benar-benar bangga atas pencapaiannya akan menceritakannya secara wajar tanpa perlu menyamarkan dengan kalimat pengantar seperti ini.
Membuka percakapan dengan anggapan bahwa orang lain melupakan kita adalah tanda rasa minder. Ungkapan ini secara tidak langsung menempatkan diri sebagai sosok yang tidak berkesan. Padahal, jauh lebih percaya diri bila memperkenalkan diri ulang dengan santai, misalnya, “Hai, kita pernah ketemu di acara A tahun lalu.”
Sering meminta maaf untuk hal-hal kecil bisa terdengar seperti permintaan maaf atas keberadaan diri sendiri. Kebiasaan ini menunjukkan keyakinan bahwa diri adalah beban bagi orang lain. Alih-alih membuat suasana lebih nyaman, justru membuat percakapan terasa canggung.
Ungkapan seperti “Saya tidak seperti orang lain” atau “Saya memang aneh” sering dipakai untuk terlihat unik. Faktanya, hampir semua orang merasa dirinya berbeda. Mereka yang sungguh-sungguh memiliki keunikan biasanya tidak merasa perlu mengumumkannya—karena tindakan dan cara pandang mereka sudah cukup membedakan.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Trisha JKT48 Ingin “Ayo Senyumlah” Jadi Energi Positif di Tengah Situasi Sulit
Prediksi Skor Fiorentina vs Napoli: Peluang I Partenopei Petik 3 Poin di Stadion Artemio Franchi
Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor Getafe vs Malaga di Liga Spanyol: Azulones Libas Perlawanan Tim Tamu
Prediksi Skor Lyon vs Rennes di Liga Prancis: Les Gones Garansi 3 Poin di Parc Olympique Lyonnais
Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Real Betis di Liga Spanyol: Los Verdiblancos Menang Lagi
Prediksi Skor Schalke 04 vs Elversberg di Liga Jerman: Duel Tim Papan Tengah Rawan Imbang
Prediksi Skor PSM vs Persita di Super League: Pendekar Cisadane Curi 3 Poin di B.J. Habibie
Prediksi Skor Villarreal vs Levante di Liga Spanyol: Kapal Selam Kuning Libas Tim Tamu

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022