
Ilustrasi upaya menjaga kebersihan selama traveling (Dok. Freepik)
JawaPos.com - Bayangkan ketika sedang menikmati liburan impian tiba-tiba perut mulai terasa melilit dan terasa tidak nyaman. Dalam hitungan jam, kamu harus bolak-balik ke kamar mandi karena buang air besar yang encer dan tak terkendali.
Pengalaman yang memalukan ini ternyata dialami oleh banyak wisatawan, terutama saat mengunjungi tempat baru dengan budaya kuliner yang berbeda. Bahkan, menurut data medis sekitar 20-40% wisatawan internasional mengalami gangguan pencernaan seperti ini selama perjalanan mereka, mengubah momen liburan yang ditunggu-tunggu menjadi pengalaman yang tidak terlupakan karena alasan yang salah.
Diare pelancong atau traveler's diarrhea adalah kondisi khusus yang didefinisikan sebagai buang air besar encer lebih dari tiga kali dalam sehari yang terjadi selama atau setelah bepergian ke destinasi baru. Diare pelancong berbeda dengan diare biasa karena dipicu oleh paparan mikroorganisme yang tidak familiar bagi sistem pencernaan kita. Perbedaan utamanya terletak pada konteks terjadinya, di mana tubuh harus beradaptasi dengan bakteri dan virus lokal yang berbeda dari lingkungan tempat tinggal sehari-hari. Kondisi ini paling sering dialami oleh wisatawan yang bepergian dari negara maju ke negara berkembang dengan standar sanitasi yang berbeda.
Gejala diare pelancong tidak hanya terbatas pada buang air besar yang encer, tetapi juga disertai berbagai keluhan lainnya yang dapat mengganggu aktivitas. Gejala yang muncul meliputi kram perut, mual, muntah, demam ringan, dan kembung yang dapat berlangsung selama beberapa hari. Keluhan tambahan seperti sakit kepala, lemas, dan dehidrasi juga sering menyertai karena tubuh kehilangan banyak cairan dan elektrolit. Gejala ini biasanya juga muncul dalam 24-72 jam setelah mengonsumsi makanan atau minuman yang terkontaminasi, dengan intensitas yang bervariasi tergantung jenis mikroorganisme penyebab dan daya tahan tubuh individu.
Mengingat penyakit dapat terjadi kapan saja dan mengganggu momen liburan yang telah direncanakan jauh-jauh hari. Maka, penting bagi setiap individu untuk memahami bagaimana pengobatan yang dapat dilakukan sebagai pertolongan utama ketika mengalami diare pelancong ini. Untuk itu, Hello Sehat memberikan beberapa penjelasan mengenai cara yang terbukti efektif untuk pengobatan kondisi ini.
1. Minum Air Putih yang Banyak
Hidrasi merupakan langkah paling penting dalam mengatasi diare pelancong karena tubuh kehilangan banyak cairan. Menurut Hello Sehat, minum air putih secara teratur akan mencegah dehidrasi yang dapat memperburuk kondisi. Pastikan air yang dikonsumsi bersih dan steril untuk menghindari kontaminasi lebih lanjut.
2. Minum Cairan Elektrolit
Cairan elektrolit membantu menggantikan mineral penting seperti natrium dan kalium yang hilang bersama cairan tubuh. Kamu dapat mengonsumsi minuman olahraga khusus atau larutan elektrolit yang tersedia di apotek. Elektrolit sangat penting untuk menjaga keseimbangan cairan dan fungsi otot serta saraf tetap normal.
3. Buat Oralit
Oralit merupakan campuran garam dan gula yang dirancang khusus untuk mengatasi dehidrasi akibat diare. Larutan ini membantu tubuh menyerap air lebih efisien dibandingkan air putih biasa. Oralit dapat dibuat sendiri di rumah atau dibeli dalam bentuk kemasan siap pakai di apotek terdekat.
4. Konsumsi Obat-obatan Tertentu
Obat seperti loperamide dan attapulgite dapat membantu mengurangi frekuensi buang air besar dan memperlambat gerakan usus. Namun, obat ini sebaiknya tidak digunakan jika disertai demam tinggi atau terdapat darah dalam tinja. Serta pastikan untuk konsultasi dengan apoteker atau dokter sebelum menggunakan obat antidiare sangat disarankan.
5. Minum Antibiotik
Untuk kasus diare pelancong yang parah atau disebabkan oleh infeksi bakteri, dokter mungkin meresepkan antibiotik. Penggunaan antibiotik harus sesuai dengan resep dokter dan tidak boleh digunakan sembarangan. Namun, antibiotik hanya efektif untuk infeksi bakteri dan tidak berguna untuk diare yang disebabkan oleh virus atau parasit.

7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
18 Kuliner Mie Ayam di Yogyakarta yang Rasanya Autentik Tapi Harganya Cocok untuk Semua Kalangan Masyarakat
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
