Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 18 September 2025 | 18.54 WIB

8 Cara Ini Bisa Usir Rasa Kantuk Setelah Makan Siang, Nomor Terakhir Paling Efektif

Makan Siang (Canva) - Image

Makan Siang (Canva)

JawaPos.com - Rasa kantuk setelah makan adalah kondisi umum yang dialami banyak orang. Kondisi ini sering muncul akibat pola makan, kelelahan, atau konsumsi makanan berlebihan dengan kandungan gula serta karbohidrat.

Kantuk di siang hari dapat mengganggu aktivitas penting. Seseorang bisa kehilangan fokus, konsentrasi menurun, bahkan produktivitas berkurang drastis. Hal ini jelas menghambat pekerjaan kantor yang seharusnya selesai tepat waktu.

Jika terus terjadi, kantuk setelah makan dapat menimbulkan masalah lebih serius. Bukan hanya mengganggu rutinitas, tetapi juga berdampak pada kesehatan tubuh secara keseluruhan dalam jangka panjang.

Dilansir dari laman Halodoc.com dan Hellosehat.com, berikut ini delapan cara efektif untuk mengusir kantuk setelah makan siang.

1. Berjalan Santai

Berjalan santai setelah makan dapat membantu tubuh lebih bugar. Aktivitas ini meningkatkan sirkulasi darah sehingga aliran oksigen ke otak berjalan lebih lancar.

Gerakan ringan setelah makan mampu menjaga tubuh tetap aktif. Dengan begitu, energi akan lebih stabil dan rasa kantuk berlebihan bisa dikurangi secara perlahan.

Jika waktu terbatas, lakukan peregangan sederhana di meja kerja. Gerakan ini tetap bisa membantu mengurangi kantuk, sekaligus menjaga konsentrasi tetap terjaga.

Selain mencegah kantuk, berjalan santai juga bermanfaat untuk pencernaan. Aktivitas ringan ini membantu makanan tercerna lebih baik sehingga tubuh tidak merasa terlalu lelah.

2. Kunyah Permen Karet

Mengunyah permen karet merangsang otot wajah untuk tetap aktif. Pergerakan ini meningkatkan aliran darah ke seluruh tubuh, termasuk ke otak agar tetap segar.

Aliran darah yang lancar membantu mengurangi rasa kantuk. Selain itu, aktivitas ini juga menjaga konsentrasi tetap stabil sehingga produktivitas kerja bisa meningkat secara signifikan.

Meski bermanfaat, jangan berlebihan mengunyah permen karet. Terlalu banyak bisa memicu sakit rahang, sakit kepala, gangguan pencernaan, bahkan kerusakan gigi.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore