Ilustrasi pria yang tidak percaya dengan orang baru
JawaPos.com – Pernah merasa ragu saat bertemu orang baru? Meski tampak ramah, ada sebagian orang yang sulit membuka diri dan mempercayai orang lain. Fenomena ini bukan sekadar sikap hati-hati, tetapi bisa jadi terkait pengalaman emosional hingga faktor psikologis yang lebih dalam.
Menurut kanal edukasi Satu Persen – Indonesia Life School, kepercayaan adalah fondasi utama dalam hubungan sosial. Ketika seseorang sulit mempercayai orang baru, biasanya ada pengalaman masa lalu yang membentuk mekanisme perlindungan diri. Misalnya, pernah dikhianati, dibohongi, atau disakiti dalam hubungan sebelumnya, sehingga muncul ketakutan yang terbawa hingga ke interaksi baru.
Hal ini juga disampaikan oleh Indah SJ, M.Psi., Psikolog melalui akun TikTok @sundarindah. Ia menjelaskan bahwa rasa sulit percaya kerap dipengaruhi trauma. Luka emosional dari masa lalu membuat seseorang lebih memilih menjaga jarak agar tidak kembali terluka. Namun, sikap ini bisa menjadi penghalang dalam membangun koneksi sehat dengan orang lain.
Sementara itu, Ananza, S.Psi menyebut fenomena ini berkaitan dengan rendahnya self-esteem. Orang dengan rasa percaya diri yang kurang sering kali merasa dirinya tidak layak dipercaya atau takut dianggap lemah. Akibatnya, mereka memasang “tembok” sebagai pelindung, meskipun sebenarnya membutuhkan hubungan yang dekat.
Dari perspektif lain, akun TikTok @zharifahsalma menyoroti faktor pola asuh. Anak yang tumbuh dalam lingkungan penuh kecurigaan atau ketidakstabilan emosional orang tua lebih cenderung sulit percaya pada orang baru ketika dewasa. Lingkungan awal yang tidak aman membuat otak belajar bahwa membuka diri sama dengan risiko disakiti.
Psikolog Fardiyandi juga menambahkan, rasa sulit mempercayai orang baru bisa muncul karena kecenderungan overthinking. Orang dengan kebiasaan berpikir berlebihan sering kali membayangkan skenario negatif sebelum interaksi benar-benar terjadi. Alih-alih memberi kesempatan, mereka lebih fokus pada potensi kegagalan atau rasa sakit yang mungkin datang.
Mengapa ini penting?
Kesulitan mempercayai orang baru tidak hanya menghambat hubungan romantis, tetapi juga berpengaruh pada kehidupan sosial dan profesional. Di dunia kerja, misalnya, rasa sulit percaya bisa memicu konflik tim, kesalahpahaman, bahkan memperlambat produktivitas.
Dampak jika terus berlanjut
Menurut Satu Persen, ketika seseorang selalu menutup diri, risiko terisolasi secara sosial akan semakin besar. Kondisi ini dapat menimbulkan kesepian, rasa cemas berlebihan, hingga depresi. Padahal, manusia adalah makhluk sosial yang membutuhkan interaksi dan dukungan dari orang lain.
Lalu, bagaimana cara mengatasinya?

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
18 Oleh-Oleh Khas Tulungagung Ini Wajib Dibeli Jika Berkunjung, dari Kuliner hingga Kerajinan Tradisional
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
