Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 16 September 2025 | 04.09 WIB

Cara Menghadapi Kesepian Mendalam Menurut Psikolog dan Pakar, Bikin Hidup Lebih Tenang dan Bermakna

ILustrasi seseorang yang merasa kesepian

JawaPos.com – Rasa kesepian bukan lagi sekadar perasaan sesaat. Banyak orang mengalami kesepian mendalam yang berdampak serius pada kesehatan mental. Fenomena ini semakin banyak dibicarakan di media sosial karena nyatanya tidak hanya dialami oleh mereka yang hidup sendiri, tetapi juga oleh orang-orang yang dikelilingi banyak teman sekalipun.

Menurut konten edukasi akun TikTok @ahmadrisyad, kesepian mendalam bisa muncul ketika seseorang merasa tidak benar-benar dimengerti atau tidak memiliki hubungan emosional yang kuat dengan orang di sekitarnya. Meskipun secara fisik tidak sendirian, perasaan kosong tetap muncul karena kebutuhan batin tidak terpenuhi.

Sementara itu, akun @hey.tessss menekankan bahwa kesepian bukan hanya soal jumlah interaksi sosial. Seseorang bisa memiliki ratusan teman, tapi tetap merasa sendirian karena tidak ada kedekatan emosional yang mendalam. Hal ini sering membuat individu terjebak pada perasaan terisolasi meski aktif bersosialisasi di dunia maya.

Kanal edukasi Satu Persen – Indonesian Life School menjelaskan bahwa kesepian mendalam memiliki dampak jangka panjang bagi kesehatan mental. Rasa kosong yang dibiarkan dapat memicu stres kronis, kecemasan, bahkan depresi. Oleh karena itu, memahami cara menghadapi kesepian adalah langkah penting untuk menjaga stabilitas emosi.

Psikolog dan konten kreator @adjiesantosoputro.id menambahkan bahwa kesepian sering kali muncul karena individu kehilangan koneksi dengan diri sendiri. Alih-alih hanya mencari validasi eksternal, penting untuk melatih kesadaran diri melalui praktik mindfulness. Dengan begitu, seseorang bisa lebih menerima keadaan dan membangun kedekatan dengan dirinya sendiri.

Akun @satupersen_official juga memberikan pandangan senada. Mereka menekankan bahwa mengenali rasa kesepian adalah tahap awal yang penting. Banyak orang justru menolak atau mengabaikan perasaan itu, padahal penerimaan bisa membantu seseorang mencari solusi lebih sehat.

Konten kreator @chantikabatari_ menyoroti pentingnya aktivitas kecil yang bisa mengurangi rasa sepi, seperti menulis jurnal, melakukan hobi, atau menghabiskan waktu di alam. Aktivitas sederhana ini mampu memberikan rasa tenang sekaligus membuka ruang untuk refleksi diri.

Mengapa Rasa Kesepian Bisa Terjadi?

  1. Kurangnya koneksi emosional. Meski sering bertemu orang lain, hubungan yang dangkal bisa membuat seseorang merasa kosong.

  • Ketergantungan pada validasi eksternal. Fokus pada pengakuan orang lain membuat diri rentan merasa sepi jika tidak mendapat perhatian.

  • Trauma atau pengalaman masa lalu. Beberapa individu membawa luka lama yang membuat mereka sulit membuka diri pada orang baru.

  • Terlalu sibuk dengan rutinitas. Kesibukan bisa membuat seseorang abai membangun relasi yang bermakna.

  • Editor: Setyo Adi Nugroho
    Tags
    Jawa Pos
    JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
    Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
    Download Aplikasi JawaPos.com
    Download PlaystoreDownload Appstore