Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 8 September 2025 | 19.27 WIB

5 Hal yang Tidak Seharusnya Anda Tanyakan Kepada ChatGPT dan Lebih Baik Bertanya Pada Ahlinya

Ilustrasi orang yang menggunakan ChatGPT. (Freepik) - Image

Ilustrasi orang yang menggunakan ChatGPT. (Freepik)

JawaPos.com – Penggunaan AI memang memudahkan segala macam pekerjaan, terutama untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan.

AI yang paling berkembang saat ini adalah ChatGPT yang telah memiliki 190,6 juta pengguna setiap harinya per tahun 2025.

Bahkan beberapa orang mungkin menggunakannya dari awal mereka bangun untuk membuat keputusan sampai jam-jam tidur di malam hari.

Banyak orang menggunakannya untuk menjawab berbagai persoalan dari yang terdengar sepele hingga yang lebih kompleks seperti bisnis atau pendidikan.

Namun, ini membuat orang mulai terlalu bergantung pada AI, sehingga rutinitas yang mereka lakukan selalu berakar dari AI.

Meskipun membantu, tapi kita perlu juga secara selektif memilih hal-hal yang seharusnya tidak kita tanyakan kepada ChatGPT.

Dilansir dari Times of India, ada lima hal yang tidak boleh kita tanyakan kepada ChatGPT dan lebih baik bertanya pada ahlinya.

  1. Diagnosis Kesehatan

Diagnosis kesehatan atau penyakit fisik bisa membuat beberapa orang khawatir atau bahkan stres.

Ini membuat mereka cenderung berpikir negatif dan menggambarkan skenario terburuk dalam hidup mereka.

Mereka juga mulai mengkhawatirkan tentang gejala awal, hasil pengobatan, atau cara penyembuhannya.

Dalam kondisi yang tidak stabil ini, bertanya pada ChatGPT mungkin dapat memudahkan, tapi justru itu membuat seseorang semakin khawatir.

Memang ChatGPT memberikan penjelasan tentang gejala dan kesehatan, tapi itu bukanlah dokter yang ahli dan memahami kondisi tubuh seseorang.

Kondisi medis setiap orang memiliki masalah yang berbeda, jadi perlu pemeriksaan fisik, tes, dan diagnosis dari dokter profesional.

Justru ketika seseorang bertanya tentang kesehatan kepada ChatGPT, itu dapat memberikan jawaban yang acak dan menyesatkan.

Di kondisi yang rentan ini jika kita menuruti apa yang ditulis oleh AI, itu bisa memperburuk kesehatan kita.

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore