
Ilustrasi orang yang menggunakan ChatGPT. (Freepik)
JawaPos.com – Penggunaan AI memang memudahkan segala macam pekerjaan, terutama untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan.
AI yang paling berkembang saat ini adalah ChatGPT yang telah memiliki 190,6 juta pengguna setiap harinya per tahun 2025.
Bahkan beberapa orang mungkin menggunakannya dari awal mereka bangun untuk membuat keputusan sampai jam-jam tidur di malam hari.
Banyak orang menggunakannya untuk menjawab berbagai persoalan dari yang terdengar sepele hingga yang lebih kompleks seperti bisnis atau pendidikan.
Namun, ini membuat orang mulai terlalu bergantung pada AI, sehingga rutinitas yang mereka lakukan selalu berakar dari AI.
Meskipun membantu, tapi kita perlu juga secara selektif memilih hal-hal yang seharusnya tidak kita tanyakan kepada ChatGPT.
Dilansir dari Times of India, ada lima hal yang tidak boleh kita tanyakan kepada ChatGPT dan lebih baik bertanya pada ahlinya.
Diagnosis kesehatan atau penyakit fisik bisa membuat beberapa orang khawatir atau bahkan stres.
Ini membuat mereka cenderung berpikir negatif dan menggambarkan skenario terburuk dalam hidup mereka.
Mereka juga mulai mengkhawatirkan tentang gejala awal, hasil pengobatan, atau cara penyembuhannya.
Dalam kondisi yang tidak stabil ini, bertanya pada ChatGPT mungkin dapat memudahkan, tapi justru itu membuat seseorang semakin khawatir.
Memang ChatGPT memberikan penjelasan tentang gejala dan kesehatan, tapi itu bukanlah dokter yang ahli dan memahami kondisi tubuh seseorang.
Kondisi medis setiap orang memiliki masalah yang berbeda, jadi perlu pemeriksaan fisik, tes, dan diagnosis dari dokter profesional.
Justru ketika seseorang bertanya tentang kesehatan kepada ChatGPT, itu dapat memberikan jawaban yang acak dan menyesatkan.
Di kondisi yang rentan ini jika kita menuruti apa yang ditulis oleh AI, itu bisa memperburuk kesehatan kita.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
