Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 6 September 2025 | 01.14 WIB

Burnout di Dunia Kerja? Kenali Gejala, Penyebab, dan Cara Mengatasinya agar Tidak Menciptakan Stress yang Berlarut-larut

Ilustrasi burnout di dunia kerja (Dok.Freepik) - Image

Ilustrasi burnout di dunia kerja (Dok.Freepik)

JawaPos.com – Dalam dunia kerja yang serba cepat dan penuh tekanan, wajar jika seseorang merasa lelah. 

Namun, ketika kelelahan ini berlangsung terus-menerus hingga membuat fisik, emosi, dan mental terasa terkuras, bisa jadi kamu sedang mengalami burnout.

Istilah ini semakin sering terdengar, terutama di kalangan pekerja yang menghadapi tuntutan tinggi dan jam kerja panjang.

Burnout bukan sekadar rasa capek biasa, melainkan kondisi serius yang dapat mengganggu kesehatan dan produktivitas bila tidak ditangani.

Dilansir dari kanal YouTube RS Pondok Indah pada (5/10), Ibu Meriyati, M.Psi., membagikan definisi mengenai burnout lengkap dengan cara mengatasinya di dunia kerja. Yuk disimak!

Apa Itu Burnout?

Burnout adalah kondisi kelelahan fisik, emosional, dan psikologis akibat stres kronis yang berhubungan dengan pekerjaan.

Berbeda dengan stres sesaat,   burnout     biasanya muncul ketika tekanan berlangsung terus-menerus tanpa ada jeda untuk pemulihan.

Gejalanya terbagi menjadi tiga kategori:

  • Kelelahan emosional: merasa tidak berdaya, mudah lelah, kehilangan motivasi, merasa hidup monoton, dan sulit merasa puas.
  • Kelelahan fisik: tubuh terasa lesu, sering sakit, mudah capek meski sudah beristirahat.
  • Kelelahan psikologis: sulit konsentrasi, sering menunda kewajiban, menarik diri dari lingkungan, serta merasa kehilangan fokus.

Penyebab Burnout di Dunia Kerja

Ada banyak faktor yang bisa memicu burnout, antara lain:

  • Beban kerja berlebihan, baik dari segi jumlah maupun tenggat waktu.
  • Kurangnya kendali, seperti tidak punya ruang untuk mengambil keputusan.
  • Tuntutan yang tidak realistis dari atasan maupun perusahaan.
  • Minimnya dukungan sosial di lingkungan kerja.
  • Kurang seimbangnya work-life balance, sehingga waktu untuk istirahat dan keluarga terabaikan.

Dampak Burnout

Jika dibiarkan, burnout bisa memengaruhi berbagai aspek kehidupan.

Produktivitas kerja menurun, hubungan sosial terganggu, hingga menimbulkan masalah kesehatan seperti gangguan tidur, migrain, atau penurunan imunitas.

Bahkan, dalam jangka panjang, burnout dapat memicu gangguan mental seperti depresi atau kecemasan.

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore