Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 29 Agustus 2025 | 21.30 WIB

Body Image Bisa Turunkan Kepercayaan Diri Remaja? Ini Penjelasan Psikolog dan Cara Mengatasinya dengan Tepat

Ilustrasi perempuan yang percaya diri

JawaPos.com – Body image memiliki peran penting dalam pembentukan kepercayaan diri remaja.

Tekanan sosial, media, hingga standar kecantikan yang tidak realistis sering kali membuat remaja sulit menerima diri.

Artikel ini mengulas bagaimana body image memengaruhi kepercayaan diri, siapa yang paling rentan, serta langkah apa saja yang bisa dilakukan untuk membangun citra diri positif.

Apa hubungan body image dengan kepercayaan diri remaja?

Body image atau citra tubuh adalah persepsi individu mengenai bentuk, ukuran, dan penampilan fisiknya. Menurut penelitian Universitas Merdeka Malang (2023), remaja yang memiliki body image negatif cenderung menunjukkan tingkat kepercayaan diri rendah. Sebaliknya, remaja dengan citra tubuh positif lebih berani mengekspresikan diri, tampil percaya diri, dan menjalin hubungan sosial yang sehat.

Siapa yang paling terdampak?

Kelompok usia remaja menjadi paling rentan terhadap isu body image. Penelitian dari Jurnal Kuras Institute (2024) menegaskan bahwa fase remaja merupakan masa pencarian jati diri. Pada periode ini, standar kecantikan dari media sosial, tekanan kelompok sebaya, serta komentar negatif dari lingkungan sekitar sangat memengaruhi cara mereka menilai tubuhnya. Remaja perempuan dilaporkan lebih sering mengalami ketidakpuasan tubuh dibandingkan laki-laki, meski keduanya sama-sama terdampak oleh stereotip sosial.

Di mana pengaruh body image ini terlihat?

Dampaknya tampak jelas di sekolah, lingkungan pertemanan, hingga media sosial. Jurnal Empati Universitas Diponegoro (2022) menemukan bahwa remaja yang merasa tidak puas dengan tubuhnya cenderung menarik diri dari pergaulan, sulit berpartisipasi dalam kegiatan sekolah, bahkan mengalami penurunan prestasi akademik akibat menurunnya rasa percaya diri.

Kapan pengaruh ini mulai terbentuk?

Body image mulai terbentuk sejak masa pubertas ketika perubahan fisik mulai terlihat. Menurut Jurnal Karakter Universitas Negeri Surabaya (2022), pengalaman masa kecil seperti komentar orang tua atau lingkungan sekitar terkait bentuk tubuh dapat memengaruhi persepsi remaja terhadap dirinya di kemudian hari. Hal ini menunjukkan bahwa citra tubuh bukan hanya dipengaruhi oleh media, tetapi juga interaksi sehari-hari sejak usia dini.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore