Ilustrasi cara penyimpanan daging kurban untuk waktu yang lama sumber (Dok. Freepik)
JawaPos.com - Meski Idul Adha sudah lewat beberapa bulan, banyak orang masih merasakan berkah dari pembagian daging kurban. Biasanya, daging kurban tidak langsung dimasak, melainkan disimpan lebih dulu di dalam freezer untuk diolah di kemudian hari.
Masalahnya, cara menyimpan daging kurban sering kali belum tepat. Padahal penyimpanan yang salah bisa membuat daging cepat rusak, berubah warna, bahkan berbau tidak sedap meskipun baru beberapa hari berada di dalam freezer.
Agar hal ini tidak terjadi, penting untuk mengetahui cara menyimpan daging kurban yang benar. Dengan langkah penyimpanan yang tepat, daging bisa lebih awet dan tetap segar serta kualitasnya terjaga hingga saat dimasak.
Lalu, seperti apa tips menyimpan daging kurban agar tahan lama di freezer? Simak panduan praktis berikut ini agar daging kurban tetap higienis dan nikmat saat diolah.
1. Segera Masukkan di Freezer
Awet dan segarnya daging yang disimpan sangat bergantung pada suhu tempat penyimpanan. Segera masukkan daging anda ke dalam lemari es atau freezer 1 jam usai anda mendapatkannya.
Hal ini untuk memastikan pertumbuhan mikroorganisme akan terhenti apabila berada di dalam freezer. Suhu lemari es menentukan daya tahan kualitas daging ketika disimpan.
Dilansir dari royco.co.id, pastikan suhu freezer berada di bawah -18 derajat celcius. Sementara itu, isi freezer sebaiknya tidak penuh atau terlalu kosong. Hal ini agar sirkulasi udara dalam lemari es bisa mengalir dengan baik.
2. Daging yang Disimpan Tak Boleh Dicuci
Dilansir dari baznas.go.id, kesalahan umum ketika menyimpan daging adalah mencucinya terlebih dahulu, justru ini mempercepat pembusukan dan memengaruhi rasa daging anda.
Air cucian yang meresap menjadi sarang dari tumbuhnya bakteri baik saat berada di suhu ruang maupun di dalam freezer.
Baiknya ketika akan di simpan dalam waktu yang cukup lama, daging dipotong terlebih dahulu menjadi lebih kecil. Hal ini dilakukan agar kualitas daging terjaga dan praktis saat akan dimasak.
3. Penggunaan Marinasi
Marinasi secara umum merujuk pada proses merendam daging ke dalam bumbu dan cairan dalam beberapa waktu sebelum daging dimasak. Hal ini bertujuan untuk memberikan cita rasa dan aroma yang lebih baik pada saat memasak makanan.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mobil Plat L Ringsek di Malang Diserang 300 Orang? Polres Malang Turun Tangan, Ini Fakta Terbarunya
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Rekomendasi Kuliner Mantap Dekat Bandara Juanda Surabaya, Cocok untuk Isi Waktu Sebelum Check-in
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
12 Kuliner Mie Kocok di Bandung Paling Enak dengan Kuah Gurih yang Bikin Nagih Sejak Suapan Pertama
