
Ilustrasi seseorang yang panik saat melihat hpnya dengan ikon baterai ponselnya yang berwarna merah, menunjukkan kekhawatiran dan keterburu-buruan. (Freepik )
JawaPos.com - Terkadang kita keluar rumah dan menyadari bahwa daya ponsel hampir habis. Kebiasaan ini sangat menjengkelkan dan membuat frustrasi, tetapi tahukah Anda ada alasan psikologis di baliknya? Ternyata, lupa mengisi daya ponsel dapat menjadi cerminan dari pola perilaku dan kepribadian tertentu.
Melansir dari Geediting.com Minggu (24/8), beberapa kebiasaan yang tampaknya tidak berhubungan justru bisa menjadi penyebab utama. Memahami perilaku ini dapat membantu kita lebih empatik terhadap diri sendiri dan orang lain. Mari kita cermati tujuh perilaku yang mendasari kebiasaan tersebut.
1. Penunda Sejati
Orang-orang ini punya kebiasaan menunda sesuatu hingga menit-menit terakhir. Perilaku "mendekati batas" ini sering kali meluas ke urusan mengisi daya ponsel. Mereka akan menunda pengisian baterai hingga level kritis.
Akibatnya, mereka akan terburu-buru mencari pengisi daya saat baterai sudah hampir habis. Mereka cenderung menganggap tugas pengisian daya sebagai hal sepele atau prioritas rendah.
2. Ahli Multitasking
Satu di antara perilaku yang khas adalah kemampuan multitasking yang tinggi, tetapi tidak efektif. Melakukan banyak hal sekaligus menyebabkan detail kecil sering terlewatkan. Lupa mengisi daya ponsel adalah akibat langsung dari fokus yang terpecah.
Mereka bisa terlewatkan hal-hal yang tampaknya sederhana seperti mengisi daya. Otak mereka terlalu sibuk berpindah-pindah tugas, sehingga tidak fokus pada satu hal.
3. Magnet Stres
Orang-orang yang sering lupa mengisi daya ponsel biasanya memiliki tingkat stres yang tinggi. Pikiran mereka selalu dipenuhi oleh tekanan dan masalah yang lebih besar. Mereka menganggap pengisian daya ponsel tidak terlalu penting.
Perilaku ini menunjukkan bahwa mereka terlalu sibuk mengurus tekanan hidup. Akibatnya, mereka mengabaikan tugas kecil yang sebenarnya penting.
4. Si Burung Hantu Malam
Kebiasaan ini sering dimiliki oleh mereka yang aktif hingga larut malam. Mereka mungkin menggunakan ponsel hingga baterai habis dan lupa mengisi dayanya sebelum tidur. Mereka sangat sulit beristirahat karena terlalu sibuk dengan urusan di malam hari.
Perilaku ini menunjukkan jadwal tidur yang tidak teratur. Kehidupan malam mereka yang sibuk membuat mereka mengabaikan rutinitas pengisian daya.
5. Spontanitas Berkuasa

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
