Ilustrasi pasangan yang sedang mengalami konflik. (Freepik)
JawaPos.com – Cemburu sering muncul di ruang-ruang percintaan dalam wujud komentar kecil yang bikin ‘baper’, notifikasi yang diam-diam dicek, atau pertanyaan yang berulang tentang siapa saja yang di-follow pasangan di media sosial.
Tapi kapan cemburu masih termasuk wajar dan kapan ia berubah jadi tanda masalah psikologis atau sinyal hubungan yang berbahaya?
Kenapa cemburu muncul? Emosi yang berakar pada rasa takut kehilangan
Dilansir dari situs Psychology Today, cemburu adalah reaksi terhadap ancaman baik nyata maupun khayalan terhadap hubungan yang kita anggap bernilai.
Perasaan ini berkaitan dengan rasa aman, harga diri, dan pengalaman masa lalu termasuk luka hubungan sebelumnya atau pola keterikatan (attachment) waktu kecil.
Dalam dosis yang kecil dan singkat, cemburu bisa jadi sinyal yang menunjukkan bahwa ada kebutuhan emosional yang perlu diurus atau dibicarakan bersama pasangan.
Baca Juga: Komitmen adalah Segalanya, 4 Zodiak yang Selalu Menuntut Kepastian di Dalam Suatu Hubungan
Perbedaan cemburu sehat dengan cemburu toxic
Dilansir dari situs Psychology Today, cemburu yang sehat biasanya bersifat sementara, terbuka untuk dibicarakan, dan tidak mengganggu kehidupan masing-masing.
Misalnya, rasa tidak nyaman ketika pasangan terlihat dekat dengan orang lain, lalu dibahas secara dewasa dan berujung pada kesepakatan atau pemahaman bersama.
Sebaliknya, cemburu toxic memanifestasikan diri lewat kontrol, pengawasan berlebihan, tuduhan tanpa bukti, atau perilaku yang membatasi kebebasan pasangan seperti meminta password, memaksa kehadiran, atau melarang berinteraksi dengan teman.
Bila perilaku ini muncul berulang, ia bukan lagi sekadar emosi, tetapi pola yang merusak hubungan.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
KPK Cari Keberadaan Wamen Imipas Silmy Karim Terkait OTT Imigrasi Jakbar
7 Pemain Baru Masuk! Bruno Moreira Hengkang, Ini Prediksi Starting XI Persebaya
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana Resmi Jadi Tersangka dan Ditahan Kejagung, Belum 24 Jam Usai Dicopot Prabowo
Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung, Muncul Karangan Bunga Unik Singgung Pencopotan Dadan
