
Seorang ayah dan anak yang sedang berinteraksi dengan penuh perhatian dan kasih sayang, menunjukkan hubungan yang saling menghormati. (Freepik)
JawaPos.com - Membangun hubungan yang sehat dan saling menghormati dengan anak adalah tujuan setiap orang tua. Namun, seringkali tanpa disadari, ada kebiasaan yang justru menghambat terwujudnya tujuan mulia tersebut. Perilaku-perilaku ini dapat merusak kepercayaan.
Hubungan yang dibangun di atas dasar rasa hormat menuntut perubahan dari orang tua. Melansir dari Geediting.com Rabu (13/8), ada delapan perilaku yang harus dihindari. Mengubah kebiasaan ini akan membantu Anda membangun ikatan yang lebih kuat.
Kehilangan Ketenangan
Ketika orang tua kehilangan kendali dan berteriak, anak akan belajar takut, bukan hormat. Mengelola emosi adalah cara efektif menunjukkan bahwa Anda adalah sosok yang stabil. Hal ini menunjukkan kekuatan yang sesungguhnya.
Melanggar Batasan
Seringkali orang tua melanggar batasan privasi anak dengan membaca buku harian atau pesan pribadi. Tindakan ini merusak kepercayaan yang telah dibangun dalam hubungan. Menghormati batasan anak adalah cara untuk menunjukkan bahwa Anda percaya padanya.
Menjadi Diktator, Bukan Pembimbing
Memberikan perintah tanpa penjelasan akan membuat anak merasa tidak berdaya. Sebagai orang tua, peran Anda adalah membimbing, bukan mendikte. Libatkan mereka dalam proses pengambilan keputusan.
Mengabaikan untuk Mendengarkan
Mengabaikan cerita atau perasaan anak menunjukkan bahwa pendapat mereka tidak penting. Luangkan waktu untuk benar-benar mendengarkan apa yang mereka katakan. Hal ini menunjukkan bahwa Anda menghargai mereka.
Lupa Memberikan Pujian
Fokus pada kesalahan anak membuat mereka merasa tidak pernah cukup baik. Pujian yang tulus atas usaha dan pencapaian mereka akan meningkatkan kepercayaan diri. Ini membangun rasa hormat dari dalam dirinya.
Menghindari Percakapan Sulit
Menghindari topik sensitif hanya akan membuat anak tidak siap menghadapi masalah di masa depan. Percakapan jujur tentang kegagalan atau kesulitan membangun kepercayaan. Mereka akan merasa aman berbagi dengan Anda.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
