
Ilustrasi Membandingkan Diri Sendiri dengan Orang Lain (stockking/freepik)
Jawapos.com- Kita sebagai manusia cenderung membandingkan diri sendiri dengan orang lain walaupun kita sendiri tanpa disadari telah melakukan berbagai hal dengan baik.
Pepatah “rumput tetangga lebih hijau daripada rumput sendiri” menjadi kata-kata yang mungkin tepat untuk menggambarkan kondisi tersebut.
Manusia cenderung melihat apa yang dimiliki orang lain lebih baik dibandingkan apa yang telah dimilikinya sendiri.
Alasan Membandingkan Diri Sendiri dengan Orang Lain
Dilansir dari laman Thriving Center of Psych pada Senin (11/8), membandingkan adalah sifat alami manusia yang secara umum menjadi bagian dari kehidupan sosial.
Membandingkan diri sendiri dengan orang lain dinilai memberikan dampak positif sekaligus negatif. Meskipun membandingkan diri sendiri dengan orang lain memberikan dampak positif, bagi sebagian orang hal tersebut menyebabkan dampak negatif seperti perasaan tidak puas, bersalah, dan penyesalan.
Dilansir dari laman Verywellmind pada Senin (11/8), teori perbandingan sosial menjelaskan seseorang menilai diri sendiri dan nilai sosial dengan bagaimana seseorang itu membandingkan diri sendiri dengan lainnya.
Teori perbandingan sosial dicetuskan oleh psikolog, Leon Festinger sebagai suatu dorongan alami orang untuk mengevaluasi diri sendiri dan seringkali membandingkan dengan orang lain. Perbandingan sosial dibagi menjadi dua kategori yaitu perbandingan ke atas/upward social comparison dan perbandingan ke bawah/downward social comparison.
Membandingkan diri dengan orang lain yang diyakini lebih baik dari kita (upward social comparison) terkadang membantu kita untuk meningkatkan potensi diri, status, atau tingkat kemampuan sehingga diharapkan memperoleh hasil yang mirip.
Membandingkan diri dengan orang lain yang diyakini lebih buruk (downward social comparison) dari kita membantu kita lebih menerima/baik apa yang kita miliki. Mungkin kita tidak hebat untuk melakukan sesuatu, tetapi paling tidak kita lebih baik dari orang lain.
Membandingkan diri sendiri dengan orang lain dapat mempengaruhi tingkat keyakinan atas kemampuan kita sendiri,rasa percaya diri, motivasi dan tingkah laku serta perhatikan pula munculnya perasaan negatif sebagai dampak dari proses membandingkan diri dengan orang lain
Dilansir dari laman Hellosehat pada Senin (11/8), alasan mengapa kita membandingkan diri sendiri dengan orang lain diantaranya;
Validasi merupakan pengakuan publik/orang lain atas diri kita lebih baik dibandingkan dengan orang lain. Kecenderungan mencari pembanding (orang lain) tak jarang membuat munculnya rasa rendah diri atau inferiority complex. Rasa tidak pernah puas atas pencapaian yang telah kita raih selama ini mendorong diri untuk membandingkan dengan orang lain.
Membandingkan diri sendiri dengan orang lain terkadang menjadi cara yang diambil secara tidak sadar untuk melihat hasil dari keputusan yang telah diambil orang lain sebelum kita sendiri melakukan hal tersebut. Namun perlu kita sadari bahwa tidak sepenuhnya hasil keputusan orang lain sama dengan hasil keputusan yang akan kita peroleh nantinya. Perbedaan tersebut dapat terjadi akibat adanya pengaruh faktor lain yang kita tidak ketahui.
Motivasi menjadi salah satu alasan membandingkan diri sendiri dengan orang lain. Pencapaian orang lain yang lebih baik dari kita dapat membantu kita termotivasi untuk melakukan perbaikan dan pengembangan diri untuk mencapai tujuan serupa. Namun perlu dipahami terdapat batasan dalam membandingkan diri sendiri dengan orang lain sehingga tidak menjadi ajang kompetisi.

11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
17 Tempat Makan Hidden Gem di Surabaya yang Tidak Pernah Sepi, Rasanya Selalu Konsisten Enak
Marak Link Live Streaming Gratis Persija Jakarta vs Persib Bandung, Jakmania dan Bobotoh Pilih yang Mana?
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
Live Streaming PSS Sleman vs Garudayaksa FC Final Liga 2 dan Prediksi Skor: Trofi Bergengsi Menanti Pemenang!
15 Kuliner Seafood Ternikmat di Surabaya, Hidangan Laut Segar dengan Cita Rasa Khas yang Sulit Dilupakan
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Prancis Hari Ini: Momentum Veda Ega Rebut Pole Position!
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
