Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 29 Juli 2025 | 00.16 WIB

9 Tips Mengatasi Minder dalam Diri, Salah satunya Belajar Mengatakan “Tidak”

Ilustrasi Seseorang yang Minder (jcomp/freepik) - Image

Ilustrasi Seseorang yang Minder (jcomp/freepik)

Jawapos.com- Minder atau rasa kurang percaya diri kerap dirasakan seseorang disebabkan oleh beberapa faktor. Dilansir dari laman Health Direct pada Senin (28/7) dijelaskan penyebab minder atau kurang percaya diri dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya kepercayaan diri (seseorang tidak merasa aman terhadap diri sendiri dan kehidupannya), identitas diri (seseorang yang mungkin memiliki keraguan terkait gender, seksualitas atau penampilan tubuhnya), dan rasa memiliki (seseorang merasa tidak memiliki tempat di keluarga, teman, ataupun di tempat kerja).

Adanya perasaan minder pada seseorang dapat pula berasal dari pengalaman di masa kanak-kanak atau remaja seperti sering diganggu atau tidak cocok di sekolah, tidak menerima dukungan dari orang tua, diabaikan atau dianiaya, seringkali membandingkan diri dengan orang lain di media sosial, seseorang berada pada lingkungan rumah yang penuh tekanan dan sebagainya.

Dilansir dari laman Verywellmind pada Senin (28/7), seseorang dengan rasa minder ditunjukan dengan adanya kurang percaya diri, kesulitan meminta bantuan, khawatir dan ragu, kesulitan menerima pujian, sering berbicara negatif terhadap diri sendiri, takut gagal dan sering berputus asa, kurangnya batasan, menjadi seorang people pleasure (orang yang suka menyenangkan orang lain), tidak berdaya memperbaiki masalahnya sendiri, dan sering membandingkan diri sendiri dengan orang lain.

Tips Mengatasi Minder

Peningkatan percaya diri dapat membantu seseorang untuk mengurangi rasa mindernya. Dilansir dari laman NHS dan Verywellmind pada Senin (28/7) dijelaskan terdapat beberapa tips mengatasi minder diantaranya,

  1. Identifikasi keyakinan negatif dalam diri

Menyadari keyakinan negatif yang telah ditanamkan dalam diri sendiri seperti “aku terlalu bodoh”, “tidak ada seorang pun yang peduli” dan kata-kata negatif lainnya. Menyadari hal tersebut membantu seseorang untuk menganalisa kondisi tersebut dan mulai menerapkan keyakinan positif melalui kata-kata positif untuk diri sendiri seperti “saya orang yang bijaksa”, “saya juru masak yang hebat”, dan sebagainya. Mencatat dan mengingat kelebihan diri serta hal positif yang dikatakan oleh orang lain membantu untuk meningkatkan rasa percaya diri.

  1. Berlatih penerimaan diri

Seseorang yang merasa minder diperlukan untuk berlatih menerima diri. Menerima diri sendiri membantu diri sendiri berusaha menerima diri sendiri apa adanya. Hal tersebut tidak berarti seseorang tidak memiliki tujuan atau hal-hal lainnya yang mungkin ingin diubah. Penting untuk menyadari bahwa seseorang layak memperoleh cinta dan penghargaan diri baik dari diri sendiri maupun orang lain.

  1. Mengenali aktivitas yang dikuasai

Mengenali aktivitas apa yang dikuasai penting untuk membantu meningkatkan suasana hati dan kepercayaan diri.

  1. Membangun hubungan positif dan dapatkan dukungan dari orang yang terkasih.

Seseorang dapat mencoba membangun hubungan positif dengan orang lain. Selain itu, dukungan dari orang yang terkasih seperti keluarga dan teman dapat membantu mengurangi rasa minder.

  1. Menghargai diri sendiri

Seseorang perlu meluangkan waktu untuk merenungkan hal-hal yang telah dicapai dan banggakan. Menghargai nilai dan bakat tanpa membandingkan diri sendiri atau berfokus pada hal-hal yang ingin ditingkatkan. Dukungan tanpa syarat untuk diri sendiri baik untuk mengurangi rasa minder alih-alih menyalahkan diri sendiri.

  1. Belajar bersikap tegas

Bersikap tegas berarti menghormati pendapat dan kebutuhan orang lain, dan mengharapkan hal yang sama. Belajar bersikap tegas dapat dilakukan dengan mengamati orang lain yang bertindak tegas dan meniru apa yang orang lain lakukan. Sikap meniru bukan berarti berpura-pura menjadi orang lain tapi dapat dijadikan suatu petunjuk dan kiat dari orang lain yang bersikap tegas.

  1. Bersikap baik pada diri sendiri

Ketika seseorang mulai merasa ingin mengkritik diri sendiri dan berkata buruk soal diri, seseorang dapat bersikap baik terhadap diri sendiri seperti bersikap lembut.

  1. Belajar mengatakan “tidak”

Seseorang dengan rasa minder seringkali merasa mereka harus mengatakan “ya” kepada orang lain bahkan ketika seseorang tersebut sebenarnya tidak menginginkannya. Kondisi tersebut dapat berisiko pada munculnya rasa terbebani, kesal, marah dan depresi. Kata “tidak” yang diucapkan pada umumnya tidak akan merusak hubungan dengan orang lain. Namun apabila seseorang terus mengatakan tidak sebaiknya dikatakan dengan cara yang berbeda hingga orang lain memahami maksud ucapan.

  1. Berani mengambil tantangan

Seseorang terkadang merasa gugup atau takut melakukan sesuatu. Namun, seseorang dengan harga diri yang sehat tidak membiarkan kondisi ini menghentikannya mencoba hal-hal baru atau menghadapi tantangan. Menetapkan tujuan untuk diri sendiri membantu meningkatkan harga diri seseorang.

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore