
Ilustrasi aktivitas memasak sehat untuk keluarga. (Istimewa)
JawaPos.com - Pernah nggak sih, kita sudah capek-capek masak makanan sehat untuk keluarga tercinta, tapi tiba-tiba si kecil malah mengeluh perutnya mual atau pasangan jadi lemas mendadak?
Padahal, semua bahan segar, rasanya enak, dan masaknya penuh cinta. Nah, bisa jadi biang keladinya bukan di bahan atau rasa, tapi dari hal yang sering kita anggap sepele: keamanan pangan di dapur sendiri.
Menurut data WHO, lebih dari 600 juta orang di dunia jatuh sakit karena makanan yang tidak aman, dan sebagian besar itu datang dari dapur rumah.
Jadi, dapur kita, yang seharusnya jadi tempat paling aman dan penuh kasih, ternyata juga bisa jadi sumber masalah kalau kita nggak hati-hati.
Tapi tenang. Kita bisa banget kok bikin dapur jadi tempat yang nggak cuma wangi dan nyaman, tapi juga bebas bakteri dan aman buat keluarga. Yuk, simak 5 tips jitu berikut ini yang bisa langsung bunda praktikkan di rumah.
1. Cuci Tangan Dulu
Semua bermula dari hal kecil, tangan yang bersih. Jangan anggap remeh tangan kotor, lap dapur yang lembap, atau buah yang asal cuci. Mereka bisa membawa bakteri nakal yang bikin makanan jadi sumber penyakit.
Tipsnya, cuci tangan pakai sabun minimal 20 detik sebelum masak, setelah pegang bahan mentah, habis dari toilet, atau setelah main sama hewan peliharaan.
Sayur dan buah juga harus dicuci pakai air matang ya, jangan asal siram. Dan lap dapur? Jangan nunggu bau dulu baru ganti!
2. Pisahkan yang Mentah dan yang Siap Santap
Kontaminasi silang ini mirip kayak drama mantan: nggak kelihatan, tapi efeknya panjang. Misalnya, talenan bekas motong ayam dipakai motong buah. Hii, bisa bahaya banget.
Tipsnya, pakai alat berbeda untuk bahan mentah dan makanan matang. Di kulkas juga, taruh daging mentah di rak paling bawah dan yang siap makan di atas. Biar nggak ada tetesan yang bikin masalah.
3. Masak Bahan Makanan sampai Matang
Kadang kita tergoda ya, masak setengah matang karena katanya lebih “juicy”. Tapi untuk anak-anak, lansia, apalagi ibu hamil, masakan harus matang sempurna. Bakteri bisa ngumpet di dalam makanan yang tampak matang padahal belum “mateng beneran”.
Tipsnya, kalau perlu, pakai thermometer dapur buat cek suhu daging. Dan pastikan makanan disajikan maksimal 4 jam setelah dimasak, biar tetap segar dan aman disantap.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
Hasil Play-off Liga 2: Adhyaksa FC Bungkam Persipura Jayapura 0-1 di Babak Pertama!
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
