
Ilustrasi pijat bayi
JawaPos.com - Pijat dikenal memiliki berbagai manfaat bagi kesehatan tubuh. Tidak hanya untuk orang dewasa, pijat juga memberikan dampak positif bagi bayi. Aktivitas ini umumnya dapat mulai dilakukan sejak bayi memasuki usia tiga bulan pertama setelah lahir.
Pada tahap awal kehidupan, pemijatan hanya disarankan di area tertentu seperti kaki, telapak kaki, lengan, dan telapak tangan.
Durasi pijat pun tidak perlu lama, cukup sekitar 3 hingga 5 menit saja. Mengutip dari laman HealthyChildren, pijatan lembut terbukti efektif membantu menenangkan bayi yang sedang rewel atau sulit tidur.
Sementara itu, dalam artikel yang diterbitkan oleh Naître et Grandir, banyak pakar dan peneliti menyebutkan bahwa pijat bayi tidak hanya berdampak secara fisik, tetapi juga mempererat ikatan emosional antara orang tua dan anak.
Pijatan rutin dipercaya mendukung tumbuh kembang bayi secara menyeluruh, baik secara fisik maupun emosional.
Ketika melakukan pijat bayi, penting bagi orang tua untuk melakukannya dengan lembut dan penuh kehati-hatian. Struktur kulit dan otot bayi yang masih sensitif bisa saja terasa sakit bila tekanan pijatan terlalu keras. Oleh karena itu, penting untuk selalu mengutamakan kenyamanan bayi selama proses pemijatan.
Agar sesi pijat berjalan dengan baik, ada beberapa hal yang perlu dipersiapkan oleh Ayah dan Bunda. Pilihlah waktu yang tepat, pastikan bayi dalam kondisi tenang, tidak sedang lapar, dan juga tidak terlalu kenyang. Suasana ruangan juga perlu dibuat senyaman mungkin agar bayi merasa rileks.
Pastikan tangan dalam keadaan bersih dan hangat sebelum menyentuh tubuh bayi. Gunakan minyak pijat yang aman untuk kulit sensitif, seperti baby oil yang lembut, hypoallergenic, dan sudah teruji keamanannya.
Berikut ini beberapa manfaat pijat bayi yang dapat mendukung kesehatan dan kenyamanan si Kecil.
1. Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa pijat bayi dapat meningkatkan jumlah sel darah putih yang berperan dalam melawan infeksi. Gerakan pijatan tertentu juga merangsang kelenjar getah bening untuk membuang zat-zat beracun dari tubuh. Dengan begitu, daya tahan tubuh bayi akan lebih kuat dan tidak mudah terserang penyakit.
2. Mendukung Perkembangan Motorik
Pijatan yang teratur mampu merangsang otot dan memperkuat sendi bayi. Hal ini berperan penting dalam membantu bayi mempersiapkan tubuhnya untuk berbagai tahapan motorik, seperti duduk, merangkak, hingga berjalan. Untuk mendorong bayi cepat duduk, berikan pijatan lembut di area punggung, perut, bahu, lengan, dan kaki. Punggung berfungsi membangun keseimbangan, perut memperkuat otot inti, bahu dan lengan membantu menopang tubuh, sementara kaki mendukung stabilitas serta koordinasi.
3. Membantu Bayi Tidur Lebih Nyenyak
Pijatan lembut yang dilakukan secara rutin dapat membantu bayi tidur lebih pulas. Sentuhan yang menenangkan merangsang tubuh melepaskan hormon serotonin yang memberikan efek relaksasi. Hasilnya, bayi lebih cepat tertidur dan tidak mudah terbangun di malam hari.
4. Mengurangi Ketegangan dan Kecemasan
Pijatan bayi diketahui mampu menurunkan kadar hormon stres, yaitu kortisol, di dalam tubuh. Saat stres berkurang, bayi akan menjadi lebih tenang dan nyaman. Kondisi ini dapat membuat bayi lebih bahagia dan mengurangi frekuensi kerewelan.
5. Mempererat Ikatan Emosional
Pijat bayi juga berfungsi sebagai momen berkualitas untuk memperkuat hubungan emosional antara orang tua dan anak. Sentuhan penuh kasih saat memijat membuat bayi merasa dicintai, diperhatikan, dan aman, sehingga kelekatan emosional pun tumbuh lebih kuat.
6. Menstimulasi Respons Sensorik
Melakukan pijatan lembut di bagian wajah seperti pipi, mulut, atau leher dapat merangsang kemampuan sensorik bayi. Respons ini penting dalam proses awal perkembangan kemampuan bicara. Aktivitas seperti berbicara, menyanyi, atau menatap wajah bayi selama pijat juga membantu mereka mengenali nada suara dan ekspresi, yang memperkaya pemahaman komunikasi nonverbal.

Prediksi Skor Afrika Selatan vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Penentu Les Rouges Lolos 16 Besar
Prediksi Skor Aljazair vs Austria di Piala Dunia 2026: Tiket 32 Besar Dipertaruhkan, Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Kroasia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Duel Penentu Tiket 32 Besar, Hasil Imbang Skenario Paling Masuk Akal
Prediksi Skor Brasil vs Jepang di Piala Dunia 2026: Kans Selecao Lolos 16 Besar Lewat Adu Penalti
Prediksi Skor RD Kongo vs Uzbekistan di Piala Dunia 2026: Duel Sengit di Laga Terakhir Fase Grup
Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris PT Krakatau Posco, Netizen: Muak Sekali
Prediksi Skor Panama vs Inggris: Three Lions Sedang Tak Ideal, Harry Kane Ingin Kembali ke Jalur Gol
Prediksi Skor Jerman vs Paraguay di Piala Dunia 2026: Der Panzer Bisa Amankan Tiket 16 Besar dalam 90 Menit
Prediksi Afrika Selatan vs Kanada di 32 Besar Piala Dunia 2026: Bafana Bafana Ukir Sejarah!
Prediksi Skor Selandia Baru vs Belgia di Piala Dunia 2026: Pembuktian Romelu Lukaku Belum Habis!
