Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 1 Juli 2025 | 05.00 WIB

Picky Eater Tak Lagi Masalah: Ini Cara Aman Atasi Anak dan Orang Dewasa yang Pilih-pilih Makanan

Ilustrasi balita susah makan atau pilih-pilih makanan (picky eater). - Image

Ilustrasi balita susah makan atau pilih-pilih makanan (picky eater).

JawaPos.com- Picky eater atau si pemilih makanan ternyata bukan cuma dialami anak-anak. Banyak juga orang dewasa yang mengalami hal serupa, dengan pantangan makan yang cukup panjang. Dilansir dari Healthline, faktanya, sekitar 15-35% anak dan orang dewasa mengalami picky eating, bahkan bisa jadi lebih tinggi karena sulitnya meneliti fenomena ini.

Pada anak-anak, picky eating biasanya dianggap fase wajar dalam masa tumbuh kembang. Namun bagi orang tua, menyajikan makanan sehat yang terus ditolak tentu membuat frustrasi. 

Sementara pada orang dewasa, picky eating bisa menimbulkan tekanan saat harus makan bersama teman atau rekan kerja. Masalahnya, jika picky eater tidak makan dengan baik, maka asupan nutrisinya bisa tidak seimbang dan memengaruhi kesehatan.

Apa Itu Picky Eater?

Picky eating adalah kondisi saat seseorang enggan mencoba makanan baru atau bahkan makanan yang familiar. Biasanya disertai preferensi kuat terhadap rasa atau tekstur tertentu. Ada yang hanya mau makanan yang renyah, ada juga yang tidak suka aroma tajam, warna tertentu, hingga tekstur lembut.

Beberapa faktor internal seperti kepribadian, temperamen, atau riwayat medis, serta faktor eksternal seperti tekanan saat makan atau gaya parenting otoriter bisa memicu picky eating.

Risiko Picky Eater terhadap Kesehatan

Picky eater berisiko kekurangan zat gizi penting seperti zat besi dan zinc karena lebih sedikit mengonsumsi ikan, daging, buah, dan sayur dibandingkan pemakan normal. Dalam kasus ekstrem, bisa terjadi gangguan pertumbuhan atau masalah perkembangan.

Strategi Membantu Anak Picky Eater

  1. Ganti mindset, fokuslah pada bagaimana membantu anak makan daripada memaksa anak makan

  • Hindari tekanan dan hadiah dengan memberi imbalan agar anak makan justru memperburuk picky eating.

  • Kenalkan makanan baru secara bertahap dan sajikan porsi kecil di samping makanan favorit.

  • Kreasikan makanan sesuai preferensi tekstur. Misalnya, anak yang suka makanan renyah bisa diberi kacang mede, edamame panggang, atau wortel mini.

  • Libatkan anak saat memasak dengan menabur bumbu atau mencicipi bahan makanan bisa membuat mereka lebih tertarik.

  • Gunakan metode deconstructed meal, sajikan bahan makanan secara terpisah agar anak bisa memilih dan merasa nyaman.

  • Mengatasi Picky Eating pada Orang Dewasa

    Picky eater dewasa mungkin merasa malu atau tertekan karena kesulitan menikmati beragam makanan sehat. Berikut tips mengatasinya:

    1. Mulai dari hal kecil, buat daftar makanan yang tidak disukai dan cari alternatif sejenis yang lebih mudah diterima.

  • Modifikasi makanan favorit, misalnya, ganti roti tawar biasa dengan roti gandum utuh atau campurkan sayur dalam saus pasta favorit.

  • Editor: Novia Tri Astuti
    Tags
    Jawa Pos
    JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
    Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
    Download Aplikasi JawaPos.com
    Download PlaystoreDownload Appstore