Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 18 Juni 2025 | 14.08 WIB

Pujian Seringkali Terasa Canggung Diterima? Delapan Kebenaran Ini Mungkin Jadi Penjelasnya

Ilustrasi seseorang yang tersenyum di sekitar taman (Freepik) - Image

Ilustrasi seseorang yang tersenyum di sekitar taman (Freepik)

JawaPos.com - Menerima pujian dari orang lain seharusnya terasa menyenangkan dan membanggakan hati, menjadi momen kebahagiaan tersendiri, bukan begitu?

Namun kenyataannya, bagi sebagian orang, momen positif tersebut justru bisa memunculkan perasaan tidak nyaman, canggung, bahkan terkadang ingin segera menghindar.

Perasaan aneh saat dipuji ini seringkali bukan tanpa alasan kuat, melainkan berakar pada kebenaran psikologis yang lebih dalam dan seringkali tidak disadari oleh banyak orang.

Melansir dari Geediting.com, ada delapan fakta mengejutkan yang mungkin menjelaskan secara spesifik mengapa pujian bisa terasa sangat tidak mengenakkan atau membebani bagi sebagian individu.

1. Merasa Tidak Layak Menerima Pujian

Satu di antara alasan utama mengapa pujian terasa berat adalah perasaan mendalam bahwa diri tidak cukup baik, atau tidak pantas mendapatkannya sama sekali. Mereka sulit sekali mempercayai pujian itu tulus dan sungguh-sungguh karena merasa memiliki terlalu banyak kekurangan dalam berbagai aspek diri mereka sendiri.

2. Takut Terlihat Arogan atau Sombong

Ada kekhawatiran besar yang menghantui akan bagaimana orang lain akan mempersepsikan mereka jika mereka menerima pujian dengan antusias, bangga, atau terlalu terbuka. Mereka tidak ingin dianggap sombong di mata publik sehingga memilih bersikap merendah atau bahkan secara refleks menolak pujian tersebut demi menjaga citra diri.

3. Curiga Ada Maksud Tersembunyi di Balik Pujian

Beberapa orang cenderung memandang pujian yang diberikan dengan rasa skeptis atau bahkan curiga yang mendalam terhadap niat sebenarnya dari pemberi pujian. Mereka mungkin bertanya-tanya apakah ada motif tersembunyi, agenda terselubung, atau permintaan tertentu yang akan diajukan segera setelah pujian itu selesai diberikan kepada mereka.

4. Merasa Terbebani untuk Membalas Pujian

Menerima pujian bisa secara otomatis menimbulkan tekanan atau kewajiban untuk segera membalasnya dengan pujian serupa, meskipun terkadang tidak terasa tulus dari hati. Beban untuk segera membalas kebaikan atau basa-basi itu bisa terasa sangat memberatkan, membuat mereka ingin menghindari situasi semacam itu sejak awal terjadi.

5. Tidak Suka Menjadi Pusat Perhatian

Pujian secara otomatis mengarahkan sorotan dan semua perhatian penuh pada individu yang dipuji, sebuah situasi yang bisa terasa sangat tidak nyaman bagi sebagian orang. Orang-orang ini umumnya lebih suka bersembunyi di balik keramaian, sehingga perhatian yang tiba-tiba membuat mereka merasa gelisah dan ingin segera menghilang.

6. Merasa Pujian Itu Tidak Tulus atau Palsu

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore