Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 16 Juni 2025 | 14.32 WIB

Ingin Respons Cepat Saat Krisis? Latih Sistem 1 dan 2 Otak Anda Mulai dari Sekarang

Ilustrasi Pria berpikir (freepik) - Image

Ilustrasi Pria berpikir (freepik)

JawaPos.com - Dalam situasi kritis, kemampuan Anda mengambil keputusan cepat bisa menjadi penentu antara selamat atau celaka. 

Dalam hitungan detik, tubuh dan pikiran dipaksa memilih tanpa ruang untuk ragu. 

Namun, mengapa sebagian orang mampu bertindak secara tepat di tengah tekanan ekstrem, sementara yang lain justru membeku?

Ilmu pengetahuan telah menjelaskan fenomena ini melalui pendekatan dua sistem pemikiran yang dikenal sebagai Sistem 1 dan Sistem 2. 

Dengan memahami cara kerja kedua sistem tersebut, Anda dapat melatih diri untuk merespons secara optimal dalam kondisi darurat tanpa kehilangan akal sehat.

Simak penjelasannya yang telah dihimpun dari Psychology Today pada Minggu (15/06).

1. Mengenal Sistem 1 dan Sistem 2 dalam Pengambilan Keputusan

Konsep dua sistem pemikiran diperkenalkan oleh Daniel Kahneman dalam karyanya yang terkenal Thinking, Fast and Slow

Sistem 1 bekerja secara otomatis, cepat, dan sering kali berdasarkan intuisi. 

Ini adalah bagian dari otak Anda yang aktif saat menghadapi bahaya mendadak seperti saat melihat celah di pesawat dan langsung melompat demi menyelamatkan diri.

Sebaliknya, Sistem 2 bersifat lebih lambat, penuh pertimbangan, dan logis. 

Ia berfungsi ketika Anda sedang menyusun strategi, menimbang pilihan, atau menyelesaikan soal matematika. 

Dalam situasi normal, Sistem 2 memungkinkan Anda membuat keputusan dengan data dan evaluasi yang lebih dalam.

Kunci utama untuk bertahan dalam tekanan ekstrem adalah mengenali kapan harus mempercayai Sistem 1 dan kapan harus memberi ruang pada Sistem 2. 

Dengan kesadaran ini, Anda bisa melatih respons yang lebih adaptif terhadap berbagai ancaman.

2. Kasus Nyata: Vishwash Kumar dan Naluri Penyelamatan

Peristiwa tragis jatuhnya pesawat Air India AI171 pada Juni 2025 menyisakan satu kisah luar biasa. 

Vishwash Kumar Ramesh, satu-satunya penumpang yang selamat, dipercaya berhasil bertahan karena posisi kursinya yang dekat pintu darurat dan lebih penting lagi, karena pengambilan keputusan yang cepat dan naluriah.

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore