
Ilustrasi Pria berpikir (freepik)
JawaPos.com - Dalam situasi kritis, kemampuan Anda mengambil keputusan cepat bisa menjadi penentu antara selamat atau celaka.
Dalam hitungan detik, tubuh dan pikiran dipaksa memilih tanpa ruang untuk ragu.
Namun, mengapa sebagian orang mampu bertindak secara tepat di tengah tekanan ekstrem, sementara yang lain justru membeku?
Ilmu pengetahuan telah menjelaskan fenomena ini melalui pendekatan dua sistem pemikiran yang dikenal sebagai Sistem 1 dan Sistem 2.
Dengan memahami cara kerja kedua sistem tersebut, Anda dapat melatih diri untuk merespons secara optimal dalam kondisi darurat tanpa kehilangan akal sehat.
Konsep dua sistem pemikiran diperkenalkan oleh Daniel Kahneman dalam karyanya yang terkenal Thinking, Fast and Slow.
Sistem 1 bekerja secara otomatis, cepat, dan sering kali berdasarkan intuisi.
Ini adalah bagian dari otak Anda yang aktif saat menghadapi bahaya mendadak seperti saat melihat celah di pesawat dan langsung melompat demi menyelamatkan diri.
Sebaliknya, Sistem 2 bersifat lebih lambat, penuh pertimbangan, dan logis.
Ia berfungsi ketika Anda sedang menyusun strategi, menimbang pilihan, atau menyelesaikan soal matematika.
Dalam situasi normal, Sistem 2 memungkinkan Anda membuat keputusan dengan data dan evaluasi yang lebih dalam.
Kunci utama untuk bertahan dalam tekanan ekstrem adalah mengenali kapan harus mempercayai Sistem 1 dan kapan harus memberi ruang pada Sistem 2.
Dengan kesadaran ini, Anda bisa melatih respons yang lebih adaptif terhadap berbagai ancaman.
Peristiwa tragis jatuhnya pesawat Air India AI171 pada Juni 2025 menyisakan satu kisah luar biasa.
Vishwash Kumar Ramesh, satu-satunya penumpang yang selamat, dipercaya berhasil bertahan karena posisi kursinya yang dekat pintu darurat dan lebih penting lagi, karena pengambilan keputusan yang cepat dan naluriah.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mobil Plat L Ringsek di Malang Diserang 300 Orang? Polres Malang Turun Tangan, Ini Fakta Terbarunya
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Rekomendasi Kuliner Mantap Dekat Bandara Juanda Surabaya, Cocok untuk Isi Waktu Sebelum Check-in
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
12 Kuliner Mie Kocok di Bandung Paling Enak dengan Kuah Gurih yang Bikin Nagih Sejak Suapan Pertama
