
Ilustrasi orang memakai sunscreen. (freepic.diler/Freepik)
JawaPos.com - Dalam dunia perawatan kulit, perlindungan dari sinar matahari merupakan langkah penting untuk menjaga kesehatan dan penampilan kulit.
Sunscreen, atau tabir surya, adalah produk esensial yang membantu melindungi kulit dari efek berbahaya radiasi ultraviolet (UV).
Namun, tidak semua sunscreen diciptakan sama. Dilansir dari webmd.com, salah satu masalah umum yang sering dikeluhkan pengguna sunscreen, terutama mereka yang memiliki kulit medium hingga gelap, adalah timbulnya white cast.
White cast adalah lapisan putih atau keabuan yang terlihat pada kulit setelah pengaplikasian sunscreen. Efek ini umumnya disebabkan oleh penggunaan sunscreen mineral (fisik) yang mengandung partikel besar zinc oxide (ZnO) atau titanium dioxide (TiO2). Partikel-partikel ini bekerja dengan cara memantulkan sinar UV dari permukaan kulit.
Meskipun efektif dalam melindungi kulit, ukuran partikel yang besar dapat membuat sunscreen tampak tebal dan meninggalkan residu putih yang tidak estetis.
Namun, berkat inovasi dan teknologi terkini, kini tersedia berbagai pilihan bahan sunscreen yang dapat mencegah atau meminimalkan timbulnya white cast. Berikut adalah beberapa di antaranya:
1. Filter UV Kimia (Chemical Sunscreen)
Filter UV kimia bekerja dengan cara menyerap radiasi UV dan mengubahnya menjadi panas, yang kemudian dilepaskan dari kulit. Berbeda dengan filter mineral yang memantulkan sinar UV, filter kimia tidak meninggalkan residu putih di permukaan kulit. Oleh karena itu, sunscreen dengan filter kimia cenderung tidak menimbulkan white cast.
Beberapa contoh bahan filter UV kimia yang umum digunakan meliputi:
2. Filter Mineral Micronized atau Nano
Bagi mereka yang lebih memilih sunscreen mineral, ada solusi untuk menghindari white cast. Pilihlah sunscreen mineral yang menggunakan partikel zinc oxide (ZnO) atau titanium dioxide (TiO2) dalam ukuran micronized atau nano.
Partikel nano didefinisikan sebagai partikel dengan ukuran antara 1 hingga 100 nanometer. Partikel micronized memiliki ukuran sedikit lebih besar, tetapi tetap jauh lebih kecil dibandingkan partikel mineral tradisional. Ukuran partikel yang lebih kecil ini memungkinkan sunscreen mineral untuk menyebar lebih merata di kulit dan mengurangi white cast.
3. Sunscreen dengan Zinc Oxide Saja
Dibandingkan dengan titanium dioxide, zinc oxide cenderung meninggalkan white cast yang lebih sedikit, terutama jika digunakan dalam bentuk nano atau micronized. Jika Anda khawatir tentang white cast, carilah produk sunscreen yang hanya mengandung zinc oxide sebagai filter mineralnya. Idealnya, pilih produk dengan konsentrasi 15–20% zinc oxide dan ukuran partikel 20–30 nanometer.

7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
Persebaya Surabaya Dilaporkan Capai Kesepakatan dengan Striker Asing, Punya Rekam Jejak di Indonesia!
18 Kuliner Mie Ayam di Yogyakarta yang Rasanya Autentik Tapi Harganya Cocok untuk Semua Kalangan Masyarakat
Pertemuan dengan Suporter, Fariz Julinar Tegaskan PSIS Semarang Siap Bangkit Musim Depan
4 Tempat Makan Siomay Paling Enak di Bandung, Jangan Skip karena Variannya Berlimpah dengan Siraman Bumbu Kacang yang Lezat
