ilustrasi sunscreen (Freepik/serhii_bobyk)
JawaPos.com – Sunscreen atau tabir surya menjadi salah satu lapisan skincare yang tidak boleh dilewatkan guna melindungi wajah dari paparan sinar matahari. Namun, sama seperti skincare pada umumnya, penggunaan sunscreen harus disesuaikan dengan jenis kulit. Termasuk untuk jenis kulit sensitif.
Diungkapkan dr. Panji Respati Satjamanggala, sp.DVE, penggunaan sunscreen untuk kulit terutama yang sensitif sangat diperlukan. Sebab, ketika kulit sensitif langsung terkena sinar matahari alias tanpa perlindungan, bisa mengganggu skin barrier. Akibatnya, kulit menjadi cepat merah, hingga terasa gatal sehingga membuat tidak nyaman.
“Bisa pilih sunscreen yang tipe senstif hypersunscreen, bisa memberikan perlindungan optimal,” ujar dr. Panji dalam peluncuran ERHA SKINSITIVE Ultracalm Face Sunscreen baru-baru ini.
Dalam kesempatan yang sama, Director Brand, Marketing, and Sales ERHA Skincare Group, Afril Wibisono, mengungkapkan, dari data yang dimiliki ERHA Skincare sekitar 26,9 persen konsumen generasi Y di Indonesia mengalami masalah kulit sensitif seperti kemerahan dan iritasi.
Untuk menangani hal tersebut, sunscreen kulit sensitif ERHA hadir dengan keunggulan teknologi. Setidaknya ada 4 hal penting yang terkandung dalam sunscreen kulit sensitif.
Teknologi ini mengombinasi physical & chemical filter untuk perlindungan ganda yang terbukti klinis lebih kuat dibanding physical sunscreen saja.
Tekstur ultra-lightweight yang tidak meninggalkan residu putih, berbeda dengan physical sunscreen yang cenderung berat dan meninggalkan white cast.
Ceramide yang identik dengan struktur alami kulit untuk memperkuat skin barrier, menenangkan kemerahan, dan menghidrasi secara mendalam.
Kandungan Niacinamide mencerahkan dan meratakan warna kulit sekaligus memperkuat pertahanan kulit.
Afril menekankan seluruh produk inovasi ERHA Skincare hadir yang mengedepankan Clinically Created, Dermatologist Trusted, sebuah pendekatan yang membedakan ERHA dari berbagai klaim "dermatologist-tested" atau "dermatologist-recommended" yang marak di industri.
Clinically Created berarti produk diciptakan di laboratorium klinik berstandar medis, dikembangkan dengan standar farmasi, dirumuskan langsung oleh tim dermatolog, serta diuji pada pasien klinik sebelum dipasarkan.
Sementara, Dermatologist Trusted berarti produk ERHA telah divalidasi oleh lebih dari 200 tenaga medis profesional, didukung jaringan di 112 klinik dermatologi di seluruh Indonesia, serta memiliki rekam jejak lebih dari 25 tahun dalam praktik dermatologi.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
