Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 30 Mei 2025 | 04.04 WIB

Fast Fashion vs Slow Fashion: Pilih Gaya atau Kepedulian Lingkungan?

Ilustrasi fenomena fast fashion yang sering kali mengorbankan kualitas dan etika produksi. (Freepik) - Image

Ilustrasi fenomena fast fashion yang sering kali mengorbankan kualitas dan etika produksi. (Freepik)

JawaPos.com - Industri fashion saat ini menawarkan berbagai pilihan bagi konsumen, namun penting untuk memahami perbedaan antara fast fashion dan fashion biasa (slow fashion) agar dapat membuat keputusan yang lebih bijak dalam berbelanja.

Apa Itu Fast Fashion?

Mengutip dari laman SANVT, fast fashion merujuk pada produksi pakaian dalam jumlah besar dengan cepat untuk memenuhi tren mode terbaru.

Model bisnis ini memungkinkan merek untuk menghadirkan desain baru yang didasarkan pada tren terkini ke pasaran dalam waktu singkat, seringkali dalam hitungan minggu.

Namun, dalam proses produksi yang cepat tersebut sering kali mengorbankan kualitas dan etika produksi.

Bahan yang digunakan biasanya murah dan tidak ramah lingkungan, seperti poliester dan nilon, yang sulit terurai di alam.

Selain itu, kondisi kerja di banyak pabrik fast fashion sering kali buruk, dengan upah rendah dan jam kerja panjang.

Apa Itu Fashion Biasa (Slow Fashion)

Berbeda dengan fast fashion, fashion biasa atau slow fashion menekankan pada kualitas, keberlanjutan, dan etika dalam produksi pakaian.

Pakaian slow fashion biasanya dibuat menggunakan bahan alami dan ramah lingkungan atau bahan tekstil daur ulang, seperti katun organik, linen, dan wol.

Melansir laman TX Print, proses produksi pakaian ini juga cenderung lebih lambat dan sering kali dilakukan secara lokal, dengan memperhatikan kesejahteraan para pekerjanya dan dampaknya terhadap lingkungan.

Biasanya pakaian slow fashion juga lebih tahan lama, berkualitas lebih tinggi, dan timeless, sehingga dapat mengurangi kebutuhan untuk sering membeli pakaian baru.

Dampak Lingkungan dan Sosial

Industri fast fashion memiliki dampak negatif yang signifikan terhadap lingkungan dan sosial.

Setiap tahunnya, industri ini menghasilkan jutaan ton limbah tekstil dan menyumbang emisi karbon yang besar.

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore