
Ilustrasi fenomena fast fashion yang sering kali mengorbankan kualitas dan etika produksi. (Freepik)
JawaPos.com - Industri fashion saat ini menawarkan berbagai pilihan bagi konsumen, namun penting untuk memahami perbedaan antara fast fashion dan fashion biasa (slow fashion) agar dapat membuat keputusan yang lebih bijak dalam berbelanja.
Apa Itu Fast Fashion?
Mengutip dari laman SANVT, fast fashion merujuk pada produksi pakaian dalam jumlah besar dengan cepat untuk memenuhi tren mode terbaru.
Model bisnis ini memungkinkan merek untuk menghadirkan desain baru yang didasarkan pada tren terkini ke pasaran dalam waktu singkat, seringkali dalam hitungan minggu.
Namun, dalam proses produksi yang cepat tersebut sering kali mengorbankan kualitas dan etika produksi.
Bahan yang digunakan biasanya murah dan tidak ramah lingkungan, seperti poliester dan nilon, yang sulit terurai di alam.
Selain itu, kondisi kerja di banyak pabrik fast fashion sering kali buruk, dengan upah rendah dan jam kerja panjang.
Apa Itu Fashion Biasa (Slow Fashion)
Berbeda dengan fast fashion, fashion biasa atau slow fashion menekankan pada kualitas, keberlanjutan, dan etika dalam produksi pakaian.
Pakaian slow fashion biasanya dibuat menggunakan bahan alami dan ramah lingkungan atau bahan tekstil daur ulang, seperti katun organik, linen, dan wol.
Melansir laman TX Print, proses produksi pakaian ini juga cenderung lebih lambat dan sering kali dilakukan secara lokal, dengan memperhatikan kesejahteraan para pekerjanya dan dampaknya terhadap lingkungan.
Biasanya pakaian slow fashion juga lebih tahan lama, berkualitas lebih tinggi, dan timeless, sehingga dapat mengurangi kebutuhan untuk sering membeli pakaian baru.
Dampak Lingkungan dan Sosial
Industri fast fashion memiliki dampak negatif yang signifikan terhadap lingkungan dan sosial.
Setiap tahunnya, industri ini menghasilkan jutaan ton limbah tekstil dan menyumbang emisi karbon yang besar.

Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Profil Irjen Pipit Rismanto, Pati Polri yang Diungkap IPW Diduga Diperiksa Propam Polri Terkait Dugaan Korupsi Pertambangan
Viral! Diduga Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Mogok Operasional Mulai 8 Juni 2026
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
Resmi! Veda Ega Pratama Kena Long Lap Penalty, Peluang Podium Moto3 Hungaria 2026 Terancam?
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Isu Reshuffle Kabinet Sempat Mencuat, Siapa Saja Menteri Berpotensi Diganti oleh Presiden Prabowo?
