
Wanita yang sedang membuat kue. (Pexels)
JawaPos.com – Dalam kehidupan sehari-hari, gula menjadi bagian tak terpisahkan dari pola makan banyak orang. Baik dalam makanan penutup, minuman manis, maupun makanan olahan, gula hadir dalam berbagai bentuk dan sering kali dikonsumsi tanpa disadari dalam jumlah berlebih.
Meskipun memberikan rasa manis yang menyenangkan, konsumsi gula berlebihan telah lama dikaitkan dengan berbagai masalah kesehatan, termasuk kesehatan kulit.
Penelitian menunjukkan bahwa gula dapat memicu berbagai reaksi dalam tubuh yang berdampak langsung pada kesehatan kulit, baik secara struktural maupun fungsional.
Melansir dari laman HealthShots, Rabu (28/5), dalam artikel ini akan membahas 5 efek samping utama dari konsumsi gula berlebihan terhadap kesehatan kulit.
Terlalu banyak mengonsumsi gula dapat berdampak buruk pada kesehatan kulit, salah satunya adalah mempercepat penuaan.
Hal ini terjadi karena gula memicu proses yang disebut glikasi, yaitu ketika molekul gula menempel pada protein penting, seperti kolagen dan elastin. Kedua protein ini berperan menjaga kulit tetap kencang, elastis, dan tampak muda.
Ketika proses glikasi terjadi, kolagen dan elastin menjadi rusak, sehingga kulit mulai menunjukkan tanda-tanda penuaan, seperti garis halus, kerutan, dan kulit yang kendur.
Penelitian pada tahun 2010 juga menunjukkan bahwa pola makan tinggi gula dapat mempercepat pembentukan senyawa yang mempercepat penuaan kulit.
Konsumsi gula berlebihan juga dapat memengaruhi kesehatan kulit, terutama dalam hal munculnya jerawat. Ketika kita mengonsumsi terlalu banyak gula, kadar insulin dalam tubuh meningkat.
Lonjakan insulin ini dapat merangsang produksi minyak berlebih di kulit, yang kemudian dapat menyumbat pori-pori dan memicu timbulnya jerawat.
Sebuah penelitian pada tahun 2020 menunjukkan bahwa pola makan tinggi gula dan lemak sangat berkaitan dengan munculnya jerawat, khususnya pada orang dewasa muda.
Gula juga memengaruhi kesehatan kulit melalui dampaknya terhadap kolagen dan elastin, yaitu serat penting yang menjaga kulit tetap halus dan elastis.
Jika gula dikonsumsi secara berlebihan, molekul gula dapat menempel pada serat-serat ini dan melemahkannya. Akibatnya, kulit menjadi lebih mudah mengalami kerutan, terasa kendur, dan tampak kering seiring bertambahnya usia.
Salah satu dampak lain dari konsumsi gula berlebihan terhadap kesehatan kulit adalah kaitannya dengan psoriasis.
Psoriasis merupakan penyakit autoimun yang ditandai dengan munculnya bercak merah, kering, dan bersisik pada kulit. Kondisi ini dapat menimbulkan rasa tidak nyaman dan mengganggu penampilan.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
Persebaya Surabaya Cetak Prestasi! Masuk 8 Klub Indonesia Lolos Lisensi AFC Champions League Two Tanpa Syarat
10 Rekomendasi Bubur Ayam Paling Favorit di Surabaya, Terkenal Lezat dan Jadi Langganan Pecinta Kuliner Pagi
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
