Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 28 Mei 2025 | 02.07 WIB

Sering Overthinking di Malam Hari? Coba 8 Strategi Ini untuk Menenangkan Pikiranmu

Strategi mengatasi overthinking di malam hari. (Dok. our-team/freepik) - Image

Strategi mengatasi overthinking di malam hari. (Dok. our-team/freepik)

JawaPos.com – Pernahkah kamu mengalami kesulitan untuk tidur, padahal dirimu sudah sangat lelah, tetapi pikiranmu masih berkelana diluar sana?

Saat malam tiba dan suasana mulai tenang, justru pikiranmu mulai sibuk memutar ulang kejadian yang sudah lalu, mencemaskan hal-hal yang belum terjadi, atau mempertanyakan keputusan-keputusan yang sudah diambil.

Kondisi ini dikenal sebagai overthinking malam hari, dan kerap dialami banyak orang tanpa disadari.

Overthinking yang terjadi saat malam hari bisa sangat mengganggu dirimu dibandingkan yang terjadi di siang hari.

Ketika siang kamu akan melakukan banyak aktivitas yang membuat pikiranmu penuh dan tidak ada waktu untuk berpikir diluar yang dilakukan, sedangkan saat malam, saat dirimu akan mulai beristirahat, kepalamu justru menjadi bising dan dipenuhi pertanyaan.

Hal tersebut tanpa disadari akan mengganggu waktu tidur jika terjadi secara terus-menerus. Selain itu, efek samping terparahnya juga bisa sampai berdampak pada kesehatan mental dan produktivitas keesokan harinya.

Namun ternyata, kabar baiknya overthinking tersebut bisa kita atasi dengan pendekatan yang tepat.

Kamu bisa mulai melatih dirimu untuk lebih tenang dan fokus sebelum tidur. Dilansir dari laman geediting.com, berikut 8 strategi yang bisa kamu coba terapkan agar pikiran lebih tertata, sehingga malam benar-benar menjadi waktu istirahat yang berkualitas.

  1. Tetapkan waktu tidur

Menetapkan waktu tidur adalah langkah awal yang bisa kamu lakukan untuk mendapatkan waktu istirahat yang berkualitas. Untuk menetapkan waktu tidur ini kamu bisa memulainya dengan rutinitas yang menjadi sinyal bagi otak bahwa sudah waktunya untuk berhenti memikirkan beban hari itu. Kamu bisa memulai dengan membaca buku, menulis jurnal ataupun hal lain yang bisa kamu lakukan sebagai rutinitas sebelum tidur, dibanding memikirkan hal-hal yang akan mengganggu pikiranmu.

Namun perlu diingat jika tujuan dari rutinitas ini tidak akan langsung membuatmu berhenti overthinking sepenuhnya, melainkan mengarahkan pikiranmu pada hal-hal yang lebih tenang dan menenangkan. Proses ini memang tidak instan, tetapi dengan konsistensi, rutinitas malam dapat menjadi alat yang efektif untuk mengurangi overthinking, dan membuat tidur menjadi berkualitas. Selain itu, kamu juga harus mulai menyadarkan dirimu sendiri jika tidak semua hal bisa kamu pikirkan, karena ada beberapa hal yang mungkin akan terjadi diluar kehendakmu.

  1. Melatih kesadaran penuh (mindfulness)

Kesadaran penuh atau mindfulness adalah salah satu cara yang paling efektif untuk meredakan overthinking yang terjadi di malam hari. Inti dari mindfulness adalah dengan mengalihkan pikiran kita sepenuhnya dari hal-hal yang kita khawatirkan atau penyesalan dimasa lalu.

Mindfulness bisa dimulai dengan berbagai cara sederhana, seperti mulai fokus pada nafas, memperhatikan sensasi tubuh saat menyentuh kasur, atau mendengarkan suara di sekitar dengan tenang. Semua itu dapat mulai kamu lakukan untuk membantu mengalihkan perhatianmu secara perlahan ke hal-hal yang lebih nyata dan ada disekitarmu.

Dengan latihan rutin, kesadaran penuh dapat menjadi alat andalan untuk menenangkan pikiran dan membangun kualitas tidur yang lebih baik.

  1. Batasi penggunaan ponsel sebelum tidur

Paparan layar elektronik sebelum tidur dapat menjadi pemicu overthinking yang seringkali diabaikan. Cahaya biru dari perangkat elektronik seperti ponsel, laptop, atau televisi dapat mengganggu ritme sirkadian yang berpengaruh terhadap jam biologis tubuh yang berguna untuk mengatur siklus tidur dan bangun. Akibatnya jika paparan tersebut terjadi terus menerus, ritme ini akan memberi sinyal kepada otak untuk tetap aktif bahkan saat tubuh ingin istirahat sekalipun.

Selain dari faktor cahaya, konten yang kita tonton sebelum tidur juga akan sangat berpengaruh kepada pikiran kita, sehingga sebaiknya cobalah untuk menetapkan waktu bebas ponsel kurang lebih satu jam sebelum terlelap. Dengan cara ini, kamu dapat membantu pikiran memasuki fase istirahat secara alami dan mengurangi potensi overthinking di malam hari.

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore