Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 15 Mei 2025 | 01.36 WIB

Demam saat Tumbuh Gigi? Ini Mitos yang Masih Dipercaya Banyak Orang Tua

Demam saat tumbuh gigi sering disalahartikan, bisa jadi anak mengalami infeksi yang serius - Image

Demam saat tumbuh gigi sering disalahartikan, bisa jadi anak mengalami infeksi yang serius

JawaPos.com – Banyak orang tua percaya bahwa demam pada bayi dan balita adalah hal wajar ketika mereka sedang tumbuh gigi.

Menjaga kesehatan gigi anak sangat penting, dimulai dari menyikat gigi dua kali sehari. Mitos bahwa tumbuh gigi menyebabkan demam adalah salah, sebenarnya hal itu tidak benar.

Menurut para dokter anak, tumbuh gigi tidak secara langsung menyebabkan demam tinggi pada anak.

Membersihkan gusi dan lidah bayi sejak lahir sangat dianjurkan untuk mencegah bakteri dan menjaga kesehatan mulut. Penggunaan kain bersih untuk membersihkan setelah menyusu juga penting.

“Menjaga kesehatan gigi anak sangat penting, dimulai dari menyikat gigi dua kali sehari. Mitos bahwa tumbuh gigi menyebabkan demam adalah salah, sebenarnya hal itu tidak benar,” jelas drg. Aliyah, Sp.KGA dalam kanala youtube Nikita Willy Official.

Pentingnya menyikat gigi anak dua kali sehari selama dua menit untuk mencegah kerusakan gigi dan menjaga kebersihan mulut. Ini adalah langkah awal menjaga kesehatan gigi mereka

Gigi yang tumbuh memang bisa menyebabkan iritasi ringan pada gusi, tetapi tidak menyebabkan demam tinggi.

“Perawatan gigi dan mulut bayi sangat penting sejak dini untuk mencegah infeksi dan masalah kesehatan. Membersihkan gusi dan lidah bayi secara rutin dapat mencegah demam saat gigi tumbuh,” tambah drg. Aliyah, Sp.KGA.

Masa tumbuh gigi memang sering bertepatan dengan masa ketika sistem imun anak sedang berkembang dan ia mulai banyak mengeksplorasi lingkungan dengan memasukkan benda ke mulut.

Akibatnya, risiko infeksi saluran napas atas, flu, hingga infeksi pencernaan meningkat, itulah yang sebenarnya menyebabkan demam, bukan proses tumbuh gigi itu sendiri.

Gejala tumbuh gigi yang sebenarnya ditandai dengan gusi tampak membengkak atau kemerahan, anak lebih sering ngiler, sering menggigit mainan atau jari, rewel atau sulit tidur.

Jika disertai demam tinggi, muntah, atau diare berat, maka perlu dicurigai adanya infeksi lain, bukan sekadar tumbuh gigi.

Sebuah studi dari Jurnal Pediatrics tahun 2023 yang menganalisis lebih dari 1.000 bayi menyatakan bahwa demam ringan kurang dari 38 derajat Celcius bisa saja muncul saat tumbuh gigi, tetapi demam tinggi hampir selalu berhubungan dengan penyakit lain.

“Pentingnya menjaga kebersihan rongga mulut bayi agar terhindar dari kotoran yang dapat menyebabkan demam saat tumbuh gigi. Kebersihan ini harus dimulai sejak bayi lahir,” jelas drg. Aliyah.

Tumbuh gigi memang bisa membuat anak tidak nyaman, tapi tidak menyebabkan demam tinggi.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore