Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 12 Mei 2025 | 19.15 WIB

5 Kemewahan Hidup yang Kita Miliki Sebelum Era Smartphone

Ilustrasi. (Pexels) - Image

Ilustrasi. (Pexels)

JawaPos.com - Sebelum dunia dibanjiri notifikasi dan layar sentuh, kita hidup dalam masa yang berbeda. Masa ketika hal-hal sederhana justru terasa lebih bermakna. 

Tanpa kita sadari, dulu kita punya banyak kemewahan hidup yang kini perlahan hilang di tengah gegap gempita era digital. 

Dilansir dari Geediting berikut ini lima hal yang dulu terasa biasa, tapi sebenarnya adalah kemewahan hidup sebelum datangnya era smartphone.

1. Foto cetak dan buku album

Dulu, memotret bukan soal kuantitas. Kita tidak bisa mengambil ratusan foto dalam satu hari hanya untuk memilih satu yang terbaik. Setiap jepretan kamera analog adalah keputusan. 

Lalu, ada momen saat hasilnya dicetak dan dimasukkan ke dalam album foto. Ada rasa haru, nostalgia, bahkan tawa yang muncul setiap kali membuka halaman demi halaman album tersebut. Kemewahan hidup ini memberi kita kenangan yang bisa disentuh, bukan hanya dilihat lewat layar.

2. Mixtape dan seni rekaman

Sebelum Spotify dan Apple Music mendominasi era digital, ada seni membuat mixtape. Menciptakan rekaman campuran adalah sebuah proses kreatif sekaligus emosional. 

Kamu harus sabar menunggu lagu favoritmu diputar di radio, lalu cepat-cepat menekan tombol "rekam". Tapi mixtape bukan hanya soal lagu. Ia bisa menjadi cara seseorang mengungkapkan rasa suka, rindu, atau bahkan patah hati. 

Tidak jarang, satu kaset bisa bercerita lebih banyak daripada surat cinta. Hal ini terasa begitu berharga dibanding sekadar mengklik "shuffle" di playlist digitalmu hari ini.

3. Menonton acara televisi bersama

Di masa sebelum era smartphone, menonton TV adalah kegiatan kolektif. Kamu harus duduk tepat waktu di depan layar kaca, atau melewatkan tayangan favoritmu. Tidak ada fitur "rewind", tidak ada "on demand". 

Tapi di sanalah letak magisnya. Ada kebersamaan, ada tawa serempak saat acara lucu, ada tegang bersama saat pertandingan berlangsung. 

Tidak ada spoiler karena semua orang menonton di waktu yang sama. Di era digital seperti sekarang, menonton jadi lebih individual dan sepi.

4. Mengobrol tatap muka atau lewat telepon

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore