
Ilustrasi membersihkan debu. (Freepik)
JawaPos.com – Banyak kebiasaan dalam membersihkan rumah yang sering dilakukan tanpa disadari justru dapat membuat rumah kurang bersih dan tidak sepenuhnya bebas dari kuman.
Kebiasaan membersihkan adalah tindakan atau rutinitas yang dilakukan secara berulang untuk menjaga kebersihan suatu tempat, namun beberapa di antaranya bisa kurang efektif atau bahkan kontraproduktif.
Mengetahui kebiasaan membersihkan yang perlu dihindari dapat membantu menjaga kebersihan rumah secara optimal dan mengurangi risiko penyebaran kuman.
Berikut 7 kebiasaan membersihkan yang sering dilakukan, tetapi perlu dihindari agar rumah lebih bersih dan bebas kuman dilansir dari laman Thespruce, Jumat (4/4):
1. Kain Kering Tidak Efektif
Debu yang dihapus dengan kain kering akan kembali mengendap dalam waktu singkat. Metode ini hanya memindahkan debu ke udara tanpa benar-benar membersihkannya.
Menggunakan kain microfiber lembab akan menangkap debu dengan lebih baik. Semprotan pembersih juga dapat membantu menjaga kebersihan lebih lama.
2. Pelembut Kain Meninggalkan Residu
Bahan pelembut kain dapat menumpuk pada serat pakaian serta mesin cuci, mengurangi daya serap kain. Penggunaan jangka panjang juga dapat menyebabkan pakaian menjadi lebih mudah menyerap bau.
Cuka putih dapat digunakan sebagai alternatif alami untuk melembutkan pakaian. Selain lebih aman, metode ini juga membantu menghilangkan sisa deterjen.
3. Tisu Basah Tidak Efektif
Menggunakan tisu basah hanya menyebarkan kotoran alih-alih mengangkatnya dari permukaan. Sebagian besar tisu basah mengandung bahan yang meninggalkan residu lengket.
Kain microfiber yang dicelupkan dalam larutan pembersih lebih efektif membersihkan noda. Selain itu, kain microfiber dapat dicuci dan digunakan kembali, mengurangi limbah.
4. Debu Jatuh Sebelum Dibersihkan
Membersihkan dari atas ke bawah tidak selalu efisien jika debu masih beterbangan. Membersihkan sudut tinggi terlebih dahulu dengan kemoceng membantu debu jatuh ke bawah.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
