Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 25 Maret 2025 | 20.39 WIB

Media Sosial Bisa Memperparah Kesepian, Studi Terbaru Ungkap Alasannya

Ilustrasi menggunakan media sosial bisa memperparah kesepian. (Freepik) - Image

Ilustrasi menggunakan media sosial bisa memperparah kesepian. (Freepik)

JawaPos.com – Menghabiskan waktu di media sosial untuk menggeser konten atau berinteraksi dengan pengguna lain dapat meningkatkan rasa kesepian dalam jangka panjang berdasarkan penelitian terbaru.

Media sosial adalah platform daring yang memungkinkan pengguna untuk berbagi informasi, berkomunikasi, dan membangun jaringan secara virtual.

Studi yang diterbitkan dalam Personality and Social Psychology Bulletin menunjukkan bahwa penggunaan media sosial, baik pasif maupun aktif, dapat meningkatkan rasa kesepian dalam jangka panjang.

Memahami dampak media sosial terhadap kesepian membantu dalam mengelola interaksi daring agar tidak menggantikan hubungan sosial yang lebih bermakna.

Berikut alasan mengapa media sosial bisa memperparah kesepian menurut studi terbaru, dilansir dari laman Psypost oleh JawaPos.com, Selasa (25/3):

1. Hubungan Nyata Lebih Bermakna

Percakapan digital tidak dapat menggantikan interaksi langsung yang memberikan koneksi emosional lebih dalam. Tatap muka memungkinkan ekspresi wajah, bahasa tubuh, dan kontak fisik yang memperkuat hubungan sosial.

Menghabiskan waktu lebih banyak di media sosial mengurangi kesempatan untuk membangun keterikatan nyata. Hubungan daring sering kali bersifat dangkal dibandingkan dengan interaksi langsung.

2. Kesepian Meningkat Akibat Perbandingan

Melihat unggahan kehidupan orang lain yang tampak sempurna dapat menimbulkan perasaan kurang berharga. Paparan terus-menerus terhadap pencapaian dan kebahagiaan orang lain memicu perasaan terisolasi.

Media sosial menciptakan ilusi keterhubungan tanpa kedalaman emosional yang cukup. Perbandingan sosial ini sering kali menurunkan kepuasan terhadap kehidupan sendiri.

3. Penggunaan Pasif dan Aktif Berdampak

Menggeser konten tanpa interaksi membuat seseorang merasa terasing dari lingkungan sosialnya. Berinteraksi dengan menyukai atau mengomentari unggahan tidak selalu memberikan kepuasan emosional yang nyata.

Kedua jenis penggunaan media sosial dikaitkan dengan peningkatan rasa kesepian. Keterlibatan daring tetap tidak mampu menggantikan hubungan sosial di dunia nyata.

4. Kesepian Memicu Penggunaan Berlebih

Editor: Siti Nur Qasanah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore